Tangkapan layar Threads @prastowoyustinus/dok Threads
Menurut Pramono, manipulasi respons aduan yang lebih dari sekali ini menunjukkan kontrol yang tidak baik dari pejabat setempat yang menyerahkan semuanya pada Petugas PPSU.
Dia mengidentifikasi petugas PPSU yang melakukan manipulasi aduan dan sudah menjatuhkan sanksi dengan mencopot lurah Kalisari.
"Lurahnya juga langsung kami copot termasuk kasi-kasinya (kepala seksi). Kami memberikan hukuman yang akan dikeluarkan oleh Inspektorat karena ini adalah wajah Jakarta, ini adalah kepercayaan tentang Jakarta. Kami mengambil tindakan tegas dan untuk itu tidak boleh terulang kembali," ujar dia.
Diberitakan, aduan parkir liar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral di media sosial. Seorang warga mengaku laporannya melalui aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta, JAKI, ditanggapi dengan foto yang diduga hasil editan kecerdasan buatan (AI).
tersebut dibagikan oleh akun @sein**, yang menandai Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Pak @prastowoyustinus izin bertanya, maaf kalau kurang tepat pertanyaannya. Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain nggak ya?" tulisnya.
Dalam foto yang diterima IDN Times, laporan parkir liar tercatat di JAKI pada 15 Februari 2026 pukul 20.14 WIB. Titik koordinat berada di 6,33750 LS dan 106,86024 BT, Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Namun, tangkapan layar tindak lanjut laporan menunjukkan mobil yang semula terparkir di lokasi mendadak hilang. Sementara posisi petugas dan sepeda motor tetap sama pada waktu identik, menimbulkan dugaan respons palsu.