Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Bakal Kumpulkan Semua PPSU Imbas Jawab Aduan Pakai AI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Kamis (9/4/2026) / IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono akan menggelar town hall meeting pekan depan dengan seluruh PPSU dan pengelola JAKI untuk membahas kasus manipulasi respons aduan warga menggunakan AI.
  • Pemprov DKI menemukan praktik manipulasi laporan warga di aplikasi JAKI terkait parkir liar di Kalisari, yang dilakukan oleh petugas PPSU dan bukan merupakan kejadian pertama.
  • Sebagai tindak lanjut, Pramono mencopot Lurah Kalisari serta pejabat terkait, menegaskan sanksi tegas bagi pelaku manipulasi agar menjaga kepercayaan publik terhadap Pemprov DKI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
9 April 2025

Pramono menyampaikan di Balai Kota bahwa Pemprov DKI menemukan manipulasi respons laporan warga di aplikasi JAKI yang dilakukan dengan rekayasa AI. Ia juga mengungkap kasus serupa terjadi di Kalisari dan melibatkan petugas PPSU yang sama.

9 April 2025

Pada hari yang sama, Pramono mencopot lurah Kalisari dan sejumlah pejabat terkait sebagai sanksi atas lemahnya pengawasan terhadap praktik manipulasi tersebut.

Minggu depan

Pramono akan menggelar town hall meeting dengan seluruh PPSU dan pihak terkait JAKI untuk memberikan peringatan keras agar tidak mengulangi manipulasi laporan warga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta akan mengumpulkan seluruh Petugas PPSU dalam pertemuan town hall untuk menindaklanjuti kasus manipulasi respons aduan warga di aplikasi JAKI menggunakan kecerdasan buatan (AI).
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono, seluruh Petugas PPSU, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan aplikasi JAKI.
  • Where?
    Pertemuan direncanakan berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, sementara kasus manipulasi ditemukan di wilayah Kalisari, Jakarta Timur.
  • When?
    Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada pekan depan setelah pernyataan Pramono pada Kamis sore, 9 April 2025.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan sebagai respons atas temuan manipulasi laporan warga dengan AI dan lemahnya pengawasan pejabat setempat terhadap kinerja PPSU.
  • How?
    Pemprov DKI memberikan sanksi tegas dengan mencopot lurah dan kepala seksi Kalisari serta berencana memberi peringatan keras kepada seluruh petugas agar praktik serupa tidak terulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang PPSU di Jakarta yang pakai komputer pintar buat ubah jawaban laporan warga, jadi bohong. Pak Pramono marah sekali dan mau kumpulin semua PPSU minggu depan di Balai Kota. Dia bilang jangan ada yang tipu lagi, kalau ulang bakal langsung diberhentiin. Lurah Kalisari juga sudah dicopot karena ikut salah urus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono menggelar pertemuan seluruh PPSU menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga integritas pelayanan publik. Dengan memberikan peringatan keras dan menindak tegas pelanggaran, termasuk pencopotan pejabat terkait, tindakan ini mencerminkan upaya serius memperkuat kepercayaan warga terhadap sistem aduan serta memastikan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mengumpulkan seluruh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau Pasukan Oranye menyusul kasus manipulasi respons aduan warga di aplikasi dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Pramono mengatakan, pertemuan tersebut akan digelar dalam bentuk town hall meeting pada pekan depan dan melibatkan seluruh PPSU serta pihak yang berkaitan dengan pengelolaan JAKI.

“Minggu depan saya akan meminta untuk semua PPSU dan yang berkaitan dengan JAKI kita mengadakan town hall di sini,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis (9/4/2025) petang.

1. Pramono akan beri peringatan keras

Laporan parkir liar di JAKI/ Dok Istimewa

Dalam pertemuan itu, Pramono akan memberikan peringatan keras kepada seluruh petugas agar tidak mengulangi praktik manipulasi laporan warga.

“Saya akan menyampaikan dan memberikan peringatan kepada siapa pun yang akan melakukan itu sekali lagi, kami tidak akan memberikan maaf. Jadi langsung kami berhentikan,” kata dia.

2. Manipulasi jawaban laporan warga dengan AI

Viral Laporan warga ditindaklanjuti dengan editan/Threads

Sebelumnya, Pemprov DKI menemukan adanya manipulasi respons laporan warga di JAKI yang dilakukan dengan rekayasa berbasis AI.

Bahkan menurut Pramono, kasus manipulasiI terkait parkir liar di wilayah Kalisari, Jakarta Timur yang menggunakan editan itu bukan kasus pertama kali.

"Tetapi kasus di Kalisari itu ternyata bukan kasus yang pertama kali dan yang melakukan adalah orang yang sama (PPSU)," ujar Pramono.

3. Pramono copot lurah Kalisari

Tangkapan layar Threads @prastowoyustinus/dok Threads

Menurut Pramono, manipulasi respons aduan yang lebih dari sekali ini menunjukkan kontrol yang tidak baik dari pejabat setempat yang menyerahkan semuanya pada Petugas PPSU.

Dia mengidentifikasi petugas PPSU yang melakukan manipulasi aduan dan sudah menjatuhkan sanksi dengan mencopot lurah Kalisari.

"Lurahnya juga langsung kami copot termasuk kasi-kasinya (kepala seksi). Kami memberikan hukuman yang akan dikeluarkan oleh Inspektorat karena ini adalah wajah Jakarta, ini adalah kepercayaan tentang Jakarta. Kami mengambil tindakan tegas dan untuk itu tidak boleh terulang kembali," ujar dia.

Diberitakan, aduan parkir liar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral di media sosial. Seorang warga mengaku laporannya melalui aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta, JAKI, ditanggapi dengan foto yang diduga hasil editan kecerdasan buatan (AI).

tersebut dibagikan oleh akun @sein**, yang menandai Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

"Pak @prastowoyustinus izin bertanya, maaf kalau kurang tepat pertanyaannya. Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain nggak ya?" tulisnya.

Dalam foto yang diterima IDN Times, laporan parkir liar tercatat di JAKI pada 15 Februari 2026 pukul 20.14 WIB. Titik koordinat berada di 6,33750 LS dan 106,86024 BT, Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Namun, tangkapan layar tindak lanjut laporan menunjukkan mobil yang semula terparkir di lokasi mendadak hilang. Sementara posisi petugas dan sepeda motor tetap sama pada waktu identik, menimbulkan dugaan respons palsu.

Editorial Team