Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Instruksikan Dishub DKI Tertibkan Pak Ogah di Jalan Protokol
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Pramono Anung memerintahkan Dinas Perhubungan DKI menertibkan 'Pak Ogah' di jalan protokol agar Jakarta terlihat lebih rapi dan nyaman bagi pengguna jalan.
  • Gubernur meresmikan Shelter Grab Thamrin–Bundaran HI yang bertujuan mengurangi kemacetan akibat aktivitas antarjemput ojek daring di kawasan padat lalu lintas.
  • Pramono menekankan pentingnya konektivitas dan kolaborasi antara pemerintah serta pelaku usaha untuk menata transportasi publik dan menjaga ketertiban kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 Juli 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI di Wisma Kosgoro, Menteng. Dalam acara itu, ia juga menginstruksikan Dishub DKI Jakarta menertibkan 'Pak Ogah' di jalan-jalan protokol demi kerapian kota.

kini

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya meningkatkan kenyamanan dan keteraturan lalu lintas melalui kolaborasi Dishub dan Polda Metro Jaya serta pengembangan fasilitas transportasi terintegrasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta menginstruksikan Dinas Perhubungan menertibkan keberadaan 'Pak Ogah' di jalan-jalan protokol serta meresmikan shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI untuk mengurangi kemacetan.
  • Who?
    Instruksi disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan dukungan kolaborasi bersama Polda Metro Jaya dan pihak Grab Indonesia.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di kawasan Bundaran HI, tepatnya di Wisma Kosgoro, Menteng, Jakarta Pusat, yang menjadi lokasi peresmian shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI.
  • When?
    Pernyataan dan peresmian dilakukan pada Selasa, 7 Juli 2026, saat acara peluncuran fasilitas transportasi baru di kawasan Bundaran HI.
  • Why?
    Tindakan ini bertujuan menciptakan ketertiban lalu lintas, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, serta menata aktivitas ojek daring agar tidak lagi menyebabkan kemacetan di area protokol ibu kota.
  • How?
    Dinas Perhubungan diminta melakukan penertiban langsung terhadap 'Pak Ogah', sementara pembangunan shelter digunakan untuk mengatur titik antarjemput ojek daring agar lebih terintegrasi dengan sistem transportasi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Pramono, Gubernur Jakarta, bilang ke orang Dishub supaya menertibkan Pak Ogah di jalan besar biar kota jadi rapi. Dia juga buka tempat baru buat ojek Grab di Bundaran HI supaya jalan gak macet. Sekarang mereka kerja bareng polisi biar Jakarta makin aman, nyaman, dan orang bisa jalan lebih enak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Gubernur Pramono Anung menertibkan “Pak Ogah” di jalan protokol dan meresmikan shelter Grab di Bundaran HI menunjukkan upaya nyata menciptakan keteraturan lalu lintas serta kenyamanan publik. Kolaborasi antara Dishub, Polda Metro Jaya, dan pelaku usaha menggambarkan semangat sinergi yang memperkuat konektivitas transportasi sekaligus mendukung wajah Jakarta yang lebih rapi dan tertata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menertibkan 'Pak Ogah' di jalan-jalan protokol Ibu Kota demi kenyamanan.

" Saya meminta kepada Dinas Perhubungan untuk tempat-tempat jalan-jalan protokol yang ada 'Pak Ogah'-nya ditertibkan. Karena saya ingin Jakarta menjadi lebih rapi," ujar Pramono saat meresmikan shelter Grab di Bundaran HI, Selasa (7/7/2026).

1. Jakarta lebih nyaman

Pemprov DKI resmikan Shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI di Wisma Kosgoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7). (Dok. Pemprov DKI)

Pramono juga berharap kolaborasi antar Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya membuat Jakarta lebih aman dan nyaman.

"Mudah-mudahan membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman, lebih bisa dinikmati," kata dia.

2. Shelter kurangi kemacetan di Bundaran HI

Pemprov DKI resmikan Shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI di Wisma Kosgoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7). (Dok. Pemprov DKI)

Pada saat yang sama, Pramono juga meresmikan Shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI di Wisma Kosgoro, Menteng, Jakarta Pusat. Fasilitas ini diharapkan memperkuat integrasi transportasi publik sekaligus mengurangi kemacetan akibat aktivitas antarjemput ojek daring yang selama ini kerap memakan badan jalan.

"Tujuan dihadirkannya shelter ini adalah untuk menertibkan aktivitas antarjemput sehingga lebih memudahkan masyarakat yang menggunakan Grab maupun layanan lainnya," ujar Pramono.

3. Infrastruktur Jakarta butuh konektivitas

Pemprov DKI resmikan Shelter Grab Indonesia Thamrin–Bundaran HI di Wisma Kosgoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7). (Dok. Pemprov DKI)

Sinergi di kawasan komersial Thamrin ini menjadi langkah konkret untuk menata operasional ojek daring yang selama ini kerap menyebabkan kemacetan karena menunggu penumpang di bahu jalan.

"Saya berharap shelter seperti ini tidak hanya ada di sini, tetapi juga di lokasi lain dan dapat dijaga serta dirawat dengan baik. Penataan transportasi di Jakarta tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi juga membutuhkan konektivitas dan kerja sama dengan para pelaku usaha," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article