Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono: Kerja Riil di Lapangan, Jangan Hanya Nyenengin Pimpinan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung gelar town hall meeting di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4). (Dok. Pemprov DKI)
  • Pramono Anung menegaskan budaya kerja Pemprov DKI harus fokus pada kerja nyata dan kejujuran, bukan sekadar menyenangkan pimpinan, usai kasus manipulasi laporan warga di Kalisari.
  • Tiga petugas PPSU yang terlibat manipulasi foto laporan warga mendapat SP1, sementara lurah setempat dibebastugaskan untuk pembinaan tanpa menghapus peluang kariernya.
  • Pramono mengajak seluruh jajaran Pemprov DKI memperkuat solidaritas dan komitmen membangun pelayanan publik yang responsif, transparan, serta berorientasi pada penyelesaian masalah warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 April 2026

Pramono Anung menggelar Town Hall Meeting di Taman Ismail Marzuki bersama ratusan petugas PPSU. Ia menegaskan agar budaya kerja Pemprov DKI berorientasi pada kerja riil di lapangan, bukan sekadar menyenangkan pimpinan.

15 April 2026

Dalam forum tersebut, Pramono menyinggung kasus manipulasi laporan warga di Kalisari yang menggunakan foto rekayasa AI. Ia menyebut tindakan itu mencoreng wajah Jakarta dan menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran serupa.

15 April 2026

Pramono mengungkapkan tiga petugas PPSU telah menerima surat peringatan pertama (SP1) dan sejumlah pejabat termasuk lurah Kalisari dibebastugaskan untuk pembinaan. Ia menekankan pentingnya kesempatan memperbaiki kinerja setelah pembinaan.

kini

Pramono berharap seluruh jajaran Pemprov DKI semakin solid dan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif, transparan, dan dapat dipercaya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pramono Anung menegaskan perubahan budaya kerja di lingkungan Pemprov DKI Jakarta agar berfokus pada kerja nyata di lapangan, menyusul kasus manipulasi laporan warga menggunakan foto rekayasa AI.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada ratusan petugas PPSU dan pejabat kelurahan yang hadir dalam forum Town Hall Meeting.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dengan kasus pelanggaran terjadi di wilayah Kalisari, Jakarta Timur.
  • When?
    Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu, 15 April 2026, dalam pertemuan resmi bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan sebagai respons atas temuan manipulasi laporan pengaduan warga tentang parkir liar yang mencoreng citra Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
  • How?
    Tiga petugas PPSU diberi surat peringatan pertama dan lurah Kalisari dibebastugaskan untuk pembinaan; seluruh jajaran diminta memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang jujur dan transparan.
  • What?
    Pramono Anung menegaskan perubahan budaya kerja di lingkungan Pemprov DKI Jakarta agar berfokus pada kerja nyata di lapangan, menyusul kasus manipulasi laporan warga menggunakan foto rekayasa AI.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada ratusan petugas PPSU dan pejabat kelurahan yang hadir dalam forum Town Hall Meeting.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dengan kasus pelanggaran sebelumnya terjadi di wilayah Kalisari, Jakarta Timur.
  • When?
    Pertemuan dan pernyataan tersebut dilakukan pada Rabu, 15 April 2026.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan sebagai respons atas temuan manipulasi laporan pengaduan warga tentang parkir liar yang mencoreng citra Pemprov DKI Jakarta.
  • How?
    Tiga petugas PPSU diberi surat peringatan pertama, lurah Kalisari dibebastugaskan untuk pembinaan, dan seluruh jajaran diminta memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang jujur serta transparan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TimesPramono Anung menegaskan budaya kerja di lingkungan Pemprov DKI tidak boleh lagi berorientasi untuk “menyenangkan pimpinan”, melainkan harus berbasis kerja riil di lapangan dan kejujuran dalam merespons aduan warga.

Penegasan itu disampaikan Pramono saat mengumpulkan ratusan petugas PPSU perwakilan kelurahan dalam forum Town Hall Meeting di Taman Ismail Marzuki, Rabu (15/4/2026), menyusul temuan manipulasi laporan warga menggunakan foto rekayasa AI di Kalisari, Jakarta Timur.

“Sehingga dengan demikian, saya minta tidak boleh lagi hanya sekadar memberikan atau menyenangkan pimpinan, tetapi kerja riil di lapangan,” katanya.

1. Respon laporan palsu coreng wajah Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026)/ (IDN Times/ Dini Suciatiningrum).

Pramono kemudian menyinggung oknum PPSU yang manipulasi laporan warga mengunakan foto editan. Dia mengungkapkan kasus manipulasi respon aduan warga tentang parkir liar mencoreng wajah Jakarta.

"Setelah kami dalami berbagai persoalan, termasuk yang di Kalisari, memang itu betul-betul mencoreng wajah Jakarta. Dan kami, saya sebagai Gubernur, tidak mau itu terulang kembali, sehingga tidak ada ruang untuk itu bisa diulang kembali," katanya.

2. Oknum petugas PPSU sudah diberikan SP

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung gelar town hall meeting di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4). (Dok. Pemprov DKI)

Terkait pelanggaran yang sempat terjadi, Pramono mengungkapkan bahwa tiga petugas PPSU telah diberikan surat peringatan pertama (SP1) dan mendapat kesempatan terakhir untuk memperbaiki kinerja. Selain itu, sejumlah pejabat terkait, termasuk lurah setempat, telah dibebastugaskan untuk menjalani pembinaan.

"Di Kalisari itu Bu Lurah yang menyandangnya, kami bebaskan dari jabatan Lurahnya untuk dilakukan pembinaan. Tetapi saya juga tidak mau menghilangkan karir seseorang. Setelah nanti dibina menjadi lebih baik, kita kasih kesempatan untuk bisa berkarya lebih baik," katanya.

3. Seluruh jajaran Pemprov diminta solid

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung gelar town hall meeting di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4). (Dok. Pemprov DKI)

Pramono berharap seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta semakin solid dalam membangun budaya kerja yang responsif, terbuka, dan berorientasi pada penyelesaian masalah warga.

“Saya berharap, melalui pertemuan ini, kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penanganan pengaduan masyarakat agar lebih responsif, transparan, dan dapat dipercaya,” katanya.

Editorial Team