Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengambilan Sumpah PNS ASN DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu (4/11/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 3.418 CPNS menjadi PNS Pemprov DKI Jakarta pada 4 November 2026 berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1079 Tahun 2026.
  • Sebanyak 15 PNS baru merupakan penyandang disabilitas yang tersebar di hampir seluruh OPD; Pramono berharap 88 formasi disabilitas ke depan dapat terpenuhi.
  • Setelah hampir dua tahun pelatihan dasar tentang nasionalisme, integritas, dan tanggung jawab, ASN muda diminta memperkuat birokrasi serta melayani masyarakat Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melantik 3.418 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) lingkungan Pemprov DKI Jakarta di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/11/2026) sore.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 1079 Tahun 2026.

"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta melantik dari CPNS menjadi PNS untuk Pemprov DKI Jakarta yang berjumlah 3.418. Dan dari 3.418 tersebut 15 adalah disabilitas," ucap Pramono di Balai Kota.

1. Sebanyak 15 PNS merupakan disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (4/11/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Pramono berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang inklusif dan memberi kesempatan setara. Dia berharap ada alokasi di 88 formasi untuk disabilitas.

"Dari 15 disabilitas disebar hampir di semua OPD yang ada dan mudah-mudahan saya sungguh berharap ke depan disabilitas untuk ruang yang dialokasikan ada 88 formasi, mudah-mudahan di tahun mendatang bisa terpenuhi," katanya.

2. Bawa perubahan untuk Jakarta

Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)

Pramono mengapresiasi seluruh PNS baru yang telah menuntaskan masa pelatihan dasar selama hampir dua tahun. Ia berpesan agar para ASN muda ini mampu menjadi motor penggerak dan membawa perubahan untuk penguatan birokrasi di Jakarta.

"Saya menaruh harapan bahwa ASN Jakarta, terutama bagi yang muda-muda, bisa membawa angin perubahan untuk penguatan birokrasi yang ada di Jakarta," katanya.

3. Dua tahun dilatih sebelum dilantik

Ilustrasi PNS Pemprov DKI Jakarta (dok. Humas Pemprov DKI)

Pramono menegaskan ASN DKI Jakarta telah diberikan pelatihan dasar yang mengenai nilai-nilai dasar ASN, semangat nasionalisme, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Karena bagi saya, setelah mereka hampir dua tahun digembleng, dilatih, dididik, mudah-mudahan mereka bisa berkarier lebih baik dan menjadi pelayan bagi masyarakat yang ada di Jakarta ini," ucapnya

Curated For You

Editorial Team

Related Article