Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun tidak akan menjadi beban bagi pemerintah.
Penegasan tersebut seolah menjawab keraguan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terhadap Pemprov DKI Jakarta yang ingin menerbitkan obligasi daerah agar tidak menjadi beban finansial bagi gubernur periode berikutnya.
Pramono mengatakan, banyak pihak mempertanyakan alasan Jakarta menerbitkan obligasi daerah. Namun, kata dia, langkah tersebut bukan karena kondisi keuangan daerah sedang bermasalah.
"Ketika saya menggagas tentang obligasi daerah, Rp3,5 triliun, banyak orang bertanya, 'Apakah Jakarta tidak mampu?' Jakarta sangat mampu untuk itu," kata Pramono di DPRD DKI, Kamis (30/7/2026).
