Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Brigjen Yuniar Hantono, Danrem 072 yang Disorot saat Marathon
Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono ketika mengikuti Mandiri Jogja Marathon 2026. (Dokumentasi Istimewa)
  • Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono jadi sorotan publik usai terlibat cekcok dengan marshall di Mandiri Jogja Marathon 2026 karena ajudannya berlari tanpa nomor BIB.
  • Yuniar merupakan lulusan Akmil 1997 dari kecabangan artileri medan, memiliki pengalaman pendidikan pertahanan global, dan baru menjabat Danrem 072/Pamungkas sejak April 2026.
  • Rekam jejak militernya mencakup berbagai posisi strategis di TNI AD, sementara data hartanya belum tercantum di situs KPK; insiden maraton diselesaikan secara kekeluargaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1997

Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono lulus dari Akademi Militer dan menjadi perwira kecabangan artileri medan.

2016

Yuniar menjabat sebagai Dandim 1304/Gorontalo, memulai kepemimpinan teritorial di tingkat kabupaten atau kota.

2018

Yuniar memimpin satuan elite Artileri Medan sebagai Danmen Armed 2/Sthira Yudha.

2024

Yuniar menjabat sebagai Kasrem 152/Baabullah Kodam XV/Pattimura di Maluku Utara.

2025

Yuniar bertugas sebagai Paban VIII/Binkumtaltibprot Spersad di Mabesad dan mengikuti kursus pertahanan global di Inggris.

April 2026

Yuniar resmi menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas menggantikan Brigjen Bambang Sujarwo dan menyampaikan komitmen melanjutkan program strategis TNI AD.

21/6/2026

Yuniar terlibat cekcok dengan marshall saat Mandiri Jogja Marathon 2026 setelah ajudannya ditarik dari lintasan karena tidak memakai nomor BIB. Peristiwa ini viral di media sosial dan diselesaikan secara kekeluargaan, namun menuai kritik warganet.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjadi sorotan publik setelah terekam terlibat cekcok dengan petugas lapangan saat mengikuti ajang Mandiri Jogja Marathon 2026.
  • Who?
    Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, Komandan Korem 072/Pamungkas, bersama ajudannya dan seorang marshall yang bertugas di lintasan lomba lari tersebut.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di area lintasan Mandiri Jogja Marathon 2026 yang berlangsung di wilayah Yogyakarta.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, ketika kegiatan lomba maraton sedang berlangsung.
  • Why?
    Cekcok dipicu oleh tindakan marshall yang menarik ajudan Yuniar dari lintasan karena tidak mengenakan nomor BIB resmi peserta lomba.
  • How?
    Insiden direkam kamera amatir dan menyebar di media sosial; permasalahan kemudian diselesaikan secara kekeluargaan setelah Brigjen Yuniar menyampaikan permintaan maaf.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Seorang jenderal bernama Yuniar ikut lari di Jogja Marathon. Dia marah ke petugas karena ajudannya ditarik dari jalan lari. Ajudannya tidak punya nomor lari. Setelah itu banyak orang di internet ngomongin dia. Katanya mereka tidak suka. Sekarang katanya masalahnya sudah damai dan jenderalnya sudah minta maaf.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski sempat menjadi sorotan publik karena insiden di ajang lari, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menunjukkan sikap dewasa dengan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan menyampaikan permintaan maaf. Latar belakang pendidikannya yang kuat serta rekam jejak panjang di berbagai posisi strategis menggambarkan dedikasi dan profesionalisme seorang perwira yang berkomitmen menjaga kesinambungan program TNI AD.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sosok Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjadi sorotan publik di media sosial sejak Minggu (21/6/2026). Dia terekam kamera amatir sempat cekcok dengan petugas lapangan atau marshall saat mengikuti event lari, Mandiri Jogja Marathon 2026.

Pangkal permasalahan bermula dari sikap tegas marshall yang menarik seorang pria dari lintasan lari yang tidak mengenakan nomor BIB. Pria yang tak mengenakan nomor BIB itu adalah ajudan Yuniar. Dia ikut berlari demi mendokumentasikan jenderal bintang satu itu mengikuti turnamen maraton.

Yuniar baru menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas, Yogyakarta sejak April 2026 lalu. Dia menggantikan Brigjen TNI Bambang Sujarwo yang mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XII/Tanjungpura, Kalimantan Barat.

1. Brigjen Dwi merupakan lulusan Akademi Militer 1997

Serah terima jabatan Komandan Korem 072/Pamungkas ke Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono. (www.instagram.com/@korem072pmk)

Brigjen TNI Yuniar merupakan lulusan Akademi Militer 1997. Dia alumni kecabangan artileri medan (armed). Yuniar juga dikenal memiliki kecakapan teruji dalam diplomasi pertahanan. Hal itu lantaran dia mengambil program magister Ketahanan Nasional Universitas Gadjah Mada.

Dia juga menjadi salah satu perwakilan Markas Besar (Mabes) TNI untuk mengikuti program pendidikan pertahanan global di luar negeri, termasuk kursus prestisius di Inggris pada tahun 2025 lalu. 

2. Rekam jejak Yuniar Dwi Hantono di dunia militer

Komandan Korem 072/Pamungkas ke Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono (kedua dari kiri). (www.instagram.com/@korem072pmk)

Sebelum menempati jabatan sebagai Danrem 072/Pamungkas, Yuniar telah mengantongi rentetan pengalaman teritorial dan staf yang matang di berbagai komando daerah militer.

Berikut rekam jejak karier Yuniar!

  • Dandim 1304/Gorontalo (2016): Mengawali kepemimpinan teritorial di tingkat kabupaten/kota

  • Danmen Armed 2/Sthira Yudha (2018): Memimpin satuan elite kecabangan Artileri Medan

  • Kasubditbinmantrolik Sdirbinum Pussenarmed: Bertugas di Pusat Kesenjataan Artileri Medan

  • Kasrem 152/Baabullah Kodam XV/Pattimura (2024): Menjadi orang nomor dua di jajaran Korem Maluku Utara

  • Paban VIII/Binkumtaltibprot Spersad (2025): Bertugas di lingkungan Staf Personel Angkatan

  • Darat (Spersad) Mabesad sebelum akhirnya mendapat promosi bintang

  • Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (2026)

3. Tidak ditemukan data harta kekayaan Danrem 072/Pamungkas

Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono ketika mengikuti Mandiri Jogja Marathon 2026. (Dokumentasi Istimewa)

Sementara, ketika melacak harta yang dimiliki oleh Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono di situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), data tersebut tidak ditemukan. Yuniar pernah menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan fondasi kuat yang telah diletakan oleh pendahulunya.

"Saya berkomitmen menjaga kesinambungan program strategis dan memastikan kebijakan pimpinan TNI AD terimplementasi dengan baik," ujar Yuniar pada April 2026 lalu.

Kasus cekcoknya dengan petugas lapangan di Mandiri Jogja Marathon, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Yuniar disebut meminta maaf meskipun tak ikut direkam dan disampaikan ke publik. Akibat sikap Yuniar yang dinilai arogan, warganet ramai-ramai meninggalkan komentar negatif di akun media sosial Korem 072/Pamungkas.

Editorial Team

Related Article