Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil Sarmuji, Sekjen Golkar yang Dipercaya Prabowo Jadi Menperin

2 min read
Profil Sarmuji, Sekjen Golkar yang Dipercaya Prabowo Jadi Menperin
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Dokumentasi DPR)
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026, menggantikan Agus Gumiwang yang menjabat sejak 2019.
  • Sarmuji, Sekjen Golkar kelahiran Surabaya, berkiprah dari HMI hingga menjadi anggota DPR dari Jawa Timur VI selama tiga periode sejak 2014.
  • Dalam laporan LHKPN per 31 Desember 2025, kekayaan Sarmuji tercatat Rp14,93 miliar, dengan aset tanah-bangunan terbesar dan utang Rp5,65 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto melantik Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis (1/10/2026) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Sarmuji menggantikan posisi Agus Gumiwang yang sudah menempati posisi tersebut sejak 2019 lalu.

"Bahwa saya akan setia kepada UUD 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bhakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya akan menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab," ungkap Sarmuji ketika mengucap sumpah saat dilantik oleh Prabowo pada hari ini.

Muhammad Sarmuji merupakan Sekretaris Jenderal Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Lahir di Surabaya pada 10 Juni 1974, Sarmuji mulai mencicipi dunia politik sejak mahasiswa. Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Jember. Kemudian, gelar master diraih Sarmuji dari Universitas Indonesia.

Ketika masih menempuh studi di Jember, Sarmuji aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum HMI Cabang Jember periode 1998 hingga 2000. Sarmuji kemudian naik tingkat ke Pengurus Besar HMI dan tercatat pernah menjadi ketua pada 2001 hingga 2002.

Sarmuji mulai menjadi anggota DPR sejak lolos di pemilu legislatif 2014 lalu. Ia maju menjadi anggota dewan dari dapil Jawa Timur VI. Pada 2014, Sarmuji meraih 57.586 suara. Ia kembali lolos di pileg 2019 dan berhasil meraih 137.110 suara. Sarmuji kembali mempertahankan kursinya di DPR lewat pileg 2024 dengan mengantongi 183.045 suara.

Sementara, bila ditelusuri harta kekayaannya, Sarmuji melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terakhir pada 31 Desember 2025. Ketika itu, ia melapor memiliki harta kekayaan mencapai Rp14.931.644.686 (Rp14,93 miliar). Ia diketahui rutin melaporkan harta kekayaannya sejak menjadi anggota DPR pada 2014 lalu.

Bila ditelusuri dari harta kekayaannya, Sarmuji memiliki harta paling besar disimpan dalam bentuk tanah dan bangunan. Ia melaporkan memiliki enam tanah dan rumah yang tersebar di Sidoarjo, Surabaya, Jakarta Selatan dan Kediri. Total aset di tiga lokasi berbeda itu mencapai Rp10.462.451.760 (Rp10,4 miliar).

Sarmuji juga melapor memiliki tiga mobil, satu sepeda motor dan satu kapal laut SPOB Jeanita keluaran tahun 2017. Nilai kapal itu mencapai Rp5.568.750.000 (Rp5,5 miliar).

Selain itu, harta Sarmuji lainnya disimpan dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp139.645.000, surat berharga senilai Rp537.331.948, dan kas serta setara kas senilai Rp3,2 miliar. Di sisi lain, Sarmuji turut melaporkan memiliki utang senilai Rp5.652.379.397 (Rp5,6 miliar).

    Share Article
    Editorial Team

    Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

    Related Articles

    See More