Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSI Dukung Rencana Prabowo Izinkan Kewarganegaraan Ganda Secara Terbatas
Ilustrasi paspor Indonesia (IDN Times/Sunariyah)
  • PSI mendukung kebijakan kewarganegaraan ganda yang selektif dan terbatas bagi talenta Indonesia di luar negeri.
  • Cheryl Tanzil menilai gagasan tersebut dapat mengoptimalkan sumber daya manusia Indonesia dan menjaga ikatan dengan diaspora.
  • PSI meminta pelaksanaan yang hati-hati, transparan, dengan pengawasan jelas, serta berharap mencakup anak pasangan beda warga negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta Indonesia?
Vote Now
Jumat (14/8/2026)

Prabowo mengusulkan penetapan kewarganegaraan ganda bagi talenta tertentu dalam pidato RAPBN 2027 di Gedung DPR RI. Ia menyatakan pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang.

Rabu (19/8/2026)

Cheryl Tanzil menyampaikan dukungan PSI terhadap kebijakan kewarganegaraan ganda selektif dan terbatas bagi talenta Indonesia di luar negeri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta Indonesia?
Vote Now
  • What?
    PSI mendukung wacana kewarganegaraan ganda secara selektif dan terbatas bagi talenta Indonesia di luar negeri.
  • Who?
    PSI, Ketua DPP PSI Bidang Hubungan Luar Negeri Cheryl Tanzil, dan Presiden RI Prabowo Subianto.
  • Where?
    Jakarta; Prabowo menyampaikan usulan dalam pidato RAPBN 2027 di Gedung DPR RI.
  • When?
    Cheryl menyampaikan dukungan pada Rabu (19/8/2026). Prabowo menyampaikan usulan pada Jumat (14/8/2026).
  • Why?
    Untuk mempertahankan ikatan dengan diaspora bertalenta yang berpotensi memberi kontribusi bagi kemajuan tanah air.
  • How?
    Pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang dengan kebijakan selektif, terukur, uji integritas, kewajiban jelas, dan perlindungan kepentingan negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta Indonesia?
Vote Now

PSI mendukung rencana Pak Prabowo untuk memberi dua kewarganegaraan kepada orang Indonesia hebat yang tinggal di luar negeri. Kak Cheryl bilang aturan ini harus dipilih dengan hati-hati dan diawasi. PSI juga berharap anak dari ayah dan ibu beda negara bisa tetap punya ikatan dengan dua orang tuanya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta Indonesia?
Vote Now

Wacana ini membuka ruang bagi talenta Indonesia di luar negeri untuk tetap memiliki ikatan dengan Indonesia sambil berkembang secara global. Penekanan PSI pada kriteria penerima, kewajiban, transparansi, dan pengawasan menunjukkan bahwa manfaat yang diharapkan tetap dikaitkan dengan kepentingan nasional serta perlindungan keamanan negara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta Indonesia?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung kebijakan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengizinkan kewarganegaraan ganda secara selektif dan terbatas bagi talenta Indonesia di luar negeri. Ketua DPP PSI Bidang Hubungan Luar Negeri, Cheryl Tanzil menilai, kebijakan ini sebagai langkah progresif.

“Gagasan ini merupakan langkah progresif dan menunjukkan kedewasaan pemerintah dalam melihat kewarganegaraan tidak semata-mata dalam kerangka administratif, tetapi juga bagian dari strategi mengoptimalkan sumber daya manusia Indonesia,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

1. Berpotensi besar untuk memberikan kontribusi

Ilustrasi paspor (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Cheryl menyebut, di tengah persaingan global untuk mendapatkan talenta terbaik, Indonesia perlu memiliki kebijakan yang mampu mempertahankan ikatan dengan kaum diaspora yang memiliki keahlian, pengalaman, dan prestasi di tingkat internasional.

“Banyak warga negara Indonesia yang belajar, bekerja, atau berkarier di luar negeri dan berpotensi besar untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan tanah air,” ujar dia.

Oleh sebab itu, prinsip talenta Indonesia tidak seharusnya dipaksa memilih antara kesempatan berkembang secara global dan ikatan dengan Indonesia patut mendapat apresiasi.

2. Pelaksanaan dilakukan secara hati-hati, selektif, dan transparan

ilustrasi paspor (IDN Times/Ita Malau)

Namun, Cheryl mengingatkan agar pelaksanaan kewarganegaraan ganda ini dilakukan secara hati-hati, selektif, dan transparan. Ia menekankan pentingnya mekanisme pengawasan.

“Tentu, pelaksanaannya harus dirancang secara hati-hati, selektif, dan transparan. Kriteria penerima, bidang keahlian yang diprioritaskan, hak dan kewajiban, serta mekanisme pengawasan perlu diatur dengan jelas agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat bagi kepentingan nasional,” ujar Cheryl.

3. Diharapkan kewarganegaraan ganda juga untuk anak-anak pasangan beda warga negara

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Lebih lanjut, PSI berharap kewarganegaraan ganda ini juga bisa dimiliki anak-anak pasangan beda warga negara. Sebab, anak-anak tersebut tidak semestinya kehilangan hak memiliki ikatan kewarganegaraan dengan kedua orang tuanya hanya karena aturan kewarganegaraan.

“Anak-anak tersebut tidak semestinya kehilangan hak untuk memiliki ikatan kewarganegaraan dengan kedua orang tuanya hanya karena aturan kewarganegaraan. Status kewarganegaraan ganda menyediakan pilihan pendidikan yang lebih luas, termasuk kemungkinan memperoleh hak atau fasilitas yang diperuntukkan bagi warga negara bersangkutan,” imbuh Cheryl.

Sebelumnya, Prabowo mengusulkan penetapan kewarganegaraan ganda bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan Indonesia. Salah satunya, dia menyinggung pesepak bola. Dalam pidato mengenai Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung DPR RI, Jumat (14/8/2026), Prabowo mengungkapkan, Indonesia memiliki jutaan diaspora. Semuanya memiliki talenta yang dibutuhkan tanah air.

"Indonesia memiliki jutaan diaspora. Di antara mereka terdapat ilmuwan yang hebat-hebat, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, terutama pemain bola, profesional kelas dunia," ujar Prabowo.

Sayangnya, para talenta ini akhirnya mengambil kewarganegaraan lain karena kebutuhan karier, keluarga, atau pengabdian di luar negeri. Belum lagi, mereka terbentur aturan kewarganegaraan tunggal.

"Hari ini pemerintah akan mengajukan kepada sidang yang terhormat ini perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi mereka yang memiliki talenta istimewa, dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan, kebijakan dwi kewarganegaraan ini akan dirancang secara selektif dan terukur. Tentunya akan ada uji integritas juga untuk kebijakan ini.

"Kebijakan ini akan kita rancang dengan selektif terukur, disertai uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan penuh terhadap keamanan dan kepentingan negara," ujar Prabowo.

Yuk, pilih pandanganmu soal kewarganegaraan ganda

Setujukah kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta Indonesia?

See More
Setuju, dengan seleksi ketat
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak setuju

Editorial Team

Related Article