Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Puan Jawab Budi Arie soal Wacana Percepatan Pemilu: Ikuti Konstitusi
Ketua DPR Puan Maharani (kiri) dan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kanan) dalam jumpa pers di Gedung DPR. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Puan Maharani menegaskan pemerintahan dan pemilu berjalan setiap lima tahun sesuai amanat konstitusi.
  • Budi Arie Setiadi meminta maaf atas pernyataannya yang memicu spekulasi percepatan politik sebelum Pemilu 2029.
  • Partai Gerindra menyatakan belum membahas Pemilu 2029 dan fokus mengawal program Prabowo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (25/8/2026)

Sugiat Santoso menyatakan Partai Gerindra belum membahas kesiapan Pemilu 2029. Gerindra memilih fokus mengawal dan menyukseskan program Prabowo.

Rabu (26/8/2026)

Budi Arie Setiadi menyampaikan permohonan maaf melalui pernyataan video atas pernyataannya yang memicu spekulasi dan salah penafsiran.

Kamis (27/8/2026)

Puan Maharani menegaskan pemerintahan dan pemilu berjalan setiap lima tahun sesuai konstitusi. Ia mengajak masyarakat menaati aturan dan hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Puan Maharani menegaskan pemilu harus dilaksanakan setiap lima tahun sesuai konstitusi, menanggapi pernyataan tentang potensi percepatan pemilu.
  • Who?
    Puan Maharani, Budi Arie Setiadi, dan Sugiat Santoso menyampaikan pernyataan mengenai isu percepatan pemilu.
  • Where?
    Puan Maharani menyampaikan pernyataannya di Gedung DPR RI, Jakarta.
  • When?
    Puan Maharani berbicara pada Kamis (27/8/2026). Budi Arie menyampaikan permintaan maaf pada Rabu (26/8/2026), sedangkan Sugiat berbicara pada Selasa (25/8/2026).
  • Why?
    Puan menjawab pernyataan Budi Arie mengenai potensi percepatan pemilu menyusul dinamika sosial politik yang terjadi sekarang.
  • How?
    Puan mengajak masyarakat menaati aturan dan hukum. Budi Arie menyampaikan permohonan maaf melalui video, sementara Gerindra menyatakan fokus pada program Prabowo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Puan Maharani bilang pemilu dilakukan setiap lima tahun karena ada aturan konstitusi. Budi Arie Setiadi minta maaf karena ucapannya tentang percepatan politik membuat orang tidak nyaman. Sugiat Santoso dari Gerindra bilang partainya belum membahas Pemilu 2029. Mereka sekarang fokus pada program Pak Prabowo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penegasan Puan Maharani mengenai pelaksanaan pemilu per lima tahun menempatkan konstitusi sebagai acuan bersama. Permintaan maaf Budi Arie Setiadi atas pernyataannya juga menjadi respons atas ketidaknyamanan yang muncul. Di sisi lain, Gerindra menyatakan fokus mengawal program Prabowo yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan, periode pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden seharusnya berjalan lima tahun. Hal itu telah sesuai dengan amanat konstitusi.

Hal ini ditegaskan Puan Maharani menjawab pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie yang menyinggung potensi penyelenggaraan pemilu mendatang dapat dipercepat menyusul dinamika sosial politik yang terjadi sekarang.

1. Puan ajak masyarakat taat hukum

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol)

Ketua DPP PDIP itu mengajak semua elemen masyarakat untuk taat aturan dan taat hukum dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan, pemilu tetap harus dilaksanakan per lima tahun.

"Jadi ikuti konstitusi yang ada dan ya sebagai warga negara yang taat hukum ya ikuti semua aturan itu dengan sebaik-baiknya. Pemilu per lima tahun ya kita lakukan setiap lima tahun," kata dia.

2. Budi Arie akhirnya minta maaf

Budi Arie Setiadi (kiri) ketika masih menjadi menteri di kabinet Jokowi pada 2023. (ANTARA FOTO/M. Agung Rajasa)

Sementara itu, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyampaikan permohonan maaf mengenai pernyataan dalam video viral yang menyebut kemungkinan terjadinya percepatan politik sebelum Pemilu 2029. Dia meminta maaf apabila pernyataan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan.

Pernyataan Budi Arie tersebut diucapkan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di mana, Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo menggelar silaturahmi bersama relawan.

"Sehubungan dengan viralnya pernyataan dan analisa saya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini, yang menimbulkan spekulasi dan berbagai salah penafsiran, saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan, dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," ujar Budi Arie dalam pernyataan videonya yang dikirim kepada IDN Times, Rabu (26/8/2026).

3. Gerindra jawab soal percepatan pemilu

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso (Dok. IDN Times)

Juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso menegaskan, partainya memilih tetap fokus mengawal dan menyukseskan seluruh program Prabowo yang mengedepankan kepentingan rakyat. Belum ada pembahasan terkait kesiapan Pemilu 2029 di internal Partai Gerindra.

"Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas," kata Sugiat dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

Sugiat menegaskan, bagi Gerindra, mengamankan dan mengawal program Prabowo jauh lebih penting ketimbang membahas Pemilu 2029. Apalagi, penyelenggaraan Pemilu 2029 masih terlalu dini untuk dibahas.

"Yang kami fokuskan saat ini adalah mengamankan dan mengawal program-program Pak Prabowo yang bermanfaaat bagi masyarakat Indonesia," kata Sugiat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article