Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ramadan PNM Ajak Anak Yatim dan Duafa Main Peran Jadi Pemberdaya UMKM
Ramadan tahun ini, pada 5 Maret 2026, PNM menyelenggarakan santunan bagi 250 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta anak-anak dari keluarga nasabah PNM Mekaar dhuafa. (dok. PNM)
  • PNM menggelar program Ramadan Madani, Maknai Harmoni dengan berbagai kegiatan spiritual seperti kajian, buka puasa bersama, dan itikaf untuk mempererat kebersamaan insan PNM selama bulan suci.
  • Puncak acara diisi dengan santunan bagi 250 anak yatim dan dhuafa yang juga diajak bermain peran mengenal dunia kerja serta proses pemberdayaan UMKM di lingkungan PNM.
  • Kegiatan ini menumbuhkan semangat dan harapan bagi anak-anak bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi, belajar, dan berkontribusi bagi masyarakat di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengadakan kegiatan santunan dan edukasi bagi anak yatim serta dhuafa melalui program Ramadan Madani, Maknai Harmoni, yang menampilkan aktivitas bermain peran sebagai pemberdaya UMKM.
  • Who?
    Kegiatan melibatkan 250 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta keluarga nasabah PNM Mekaar dhuafa, didampingi oleh Insan PNM dan dihadiri Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di lingkungan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Jakarta dengan suasana kebersamaan selama bulan Ramadan.
  • When?
    Acara puncak diselenggarakan pada 5 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan tahun tersebut.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat berbagi, memperkenalkan dunia kerja kepada anak-anak kurang mampu, serta menanamkan nilai kepedulian dan harapan untuk masa depan mereka.
  • How?
    Anak-anak mengikuti sesi mengaji, tausiyah, menerima santunan, lalu bermain peran mengenal berbagai divisi kerja di PNM melalui simulasi sederhana yang menggambarkan proses pemberdayaan pelaku usaha mikro.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satu caranya adalah dengan membagikan kebaikan kepada anak yatim dan duafa.

Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari).

1. Semangat PNM pada bulan Ramadan

PNM yang menjadi salah satu bagian dari Holding Ultra Mikro. (dok. PNM)

Adapun makna hadis tersebut adalah orang yang merawat, menjaga, atau menyantuni anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang sangat dekat dengan Rasulullah SAW di surga. Perumpamaan dua jari yang dirapatkan menggambarkan kedekatan yang sangat erat, hampir tanpa jarak.

Semangat inilah yang turut menginspirasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk Ramadan Madani, Maknai Harmoni, sebuah program yang menghadirkan berbagai aktivitas positif selama bulan Ramadan, mulai dari kajian setelah Zuhur, buka puasa bersama setiap hari, hingga kegiatan itikaf yang melibatkan Insan PNM dalam suasana kebersamaan dan refleksi spiritual.

2. Ajak anak yatim dan duafa bermain peran

Ruang Pintar PNM hadir untuk mendekatkan akses pendidikan informal bagi anak-anak yang tumbuh dalam keterbatasan. (dok. PNM)

Sebagai puncak rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini, pada 5 Maret 2026, PNM menyelenggarakan santunan bagi 250 anak yatim dan duafa yang berasal dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta anak-anak dari keluarga nasabah PNM Mekaar duafa. Selain untuk mengaji, mendengarkan tausiah, dan mendapatkan santunan, mereka juga diajak mengenal dunia kerja melalui kegiatan roleplay atau bermain peran untuk bekerja di PNM di berbagai divisi. Anak-anak tersebut dapat merasakan secara langsung bagaimana pemberdayaan PNM kepada pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil dijalankan.

Didampingi Insan PNM, anak-anak diajak mempraktikkan berbagai aktivitas sederhana yang menggambarkan peran setiap divisi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Kegiatan ini dikemas secara ringan dengan berbagai permainan agar mudah dipahami oleh anak-anak.

3. Menumbuhkan harapan

Ruang Pintar PNM hadir untuk mendekatkan akses pendidikan informal bagi anak-anak yang tumbuh dalam keterbatasan. (dok. PNM)

Salah satu peserta mengungkapkan kegembiraannya, “Seru sekali bisa ikut kegiatan ini. Aku jadi tahu kalau bekerja bisa membantu banyak orang. Semoga nanti aku juga bisa punya pekerjaan yang bermanfaat seperti kakak-kakak di sini.”

Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan harapan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi dan berkontribusi bagi masyarakat, tanpa melihat latar belakang sosial maupun ekonomi.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan harapan bagi mereka.

“Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbagi dan menumbuhkan kepedulian. Kami ingin anak-anak merasakan bahwa masa depan mereka terbuka luas. Melalui pengalaman kecil hari ini, kami berharap mereka melihat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan suatu hari nanti memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Dodot. (WEB)

Editorial Team