Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rano Karno: 95 Persen Kebakaran di Jakarta akibat Korsleting Listrik
Bangunan di RT 14/RW 04 Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diduga menjadi titik awal kebakaran dipasangi garis polisi, Selasa (2/6/2026). (dok. IDN Times/Zahira Hilman).
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut 95 persen kebakaran di Jakarta disebabkan korsleting listrik, terutama akibat penggunaan stopkontak berlebihan di permukiman padat.
  • Rano menyoroti kebiasaan warga mencolok banyak perangkat ke satu stopkontak sebagai pemicu panas berlebih yang sering memicu kebakaran.
  • Kebakaran di Kemayoran Gempol masih diselidiki, namun dugaan awal berasal dari korsleting listrik dan berdampak pada 304 bangunan serta 354 kepala keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kebakaran besar di Kemayoran, Jakarta. Banyak rumah terbakar dan banyak orang harus pergi dari rumahnya. Pak Rano Karno bilang hampir semua kebakaran di Jakarta karena listrik korslet. Katanya, kalau colokan dipakai terlalu banyak bisa bikin panas dan api muncul. Sekarang petugas masih cari tahu penyebab pastinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Rano Karno menunjukkan adanya upaya serius pemerintah daerah dalam memahami akar penyebab kebakaran di Jakarta. Dengan menyoroti korsleting listrik sebagai faktor dominan, langkah ini membuka peluang bagi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan instalasi listrik. Pendekatan berbasis analisis tersebut mencerminkan komitmen untuk mencegah kejadian serupa secara lebih terarah dan efektif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut mayoritas kebakaran yang terjadi di Jakarta disebabkan oleh korsleting listrik

Hal itu disampaikan Rano saat meninjau lokasi kebakaran di Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). 

“Kalau Anda bicara case by case, agak sulit kita temukan. Tapi analisa kita, kebakaran di Jakarta 95 persen diakibatkan karena korsleting,” kata Rano di posko pengungsian lapangan Jusuf Hamka. 

Menurut dia, penggunaan stopkontak secara berlebihan menjadi salah satu penyebab utama korsleting listrik di permukiman padat penduduk. 

“Saya minta maaf, teman-teman tahu bagaimana situasinya, kadang-kadang dalam rumah seperti ini ada satu stopkontak dicolok 10 charger HP, kemudian belum buat kompor segala macam, akibatnya inilah terjadi panas,” ujar Rano. 

Rano mengatakan kondisi permukiman padat penduduk membuat risiko kebakaran semakin tinggi apabila penggunaan instalasi listrik tidak diperhatikan dengan baik. 

Sementara itu, terkait kebakaran di kawasan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga. 

Berdasarkan data sementara Pemprov DKI Jakarta, kebakaran tersebut berdampak pada sekitar 304 bangunan dan menyebabkan 354 kepala keluarga dengan total 679 jiwa terdampak.

Editorial Team

Related Article