Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan telah meminta anggaran renovasi sekolah ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal ini sekaligus menjawab arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan direnovasi paling lambat pada 2029.
"Snggarannya masih kita mintakan kepada Kementerian Keuangan untuk ada penambahan anggaran di tahun 2027," kata Mu'ti di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Mendikdasmen mengatakan, kementeriannya terus mengupayakan agar anggaran renovasi sekolah untuk tahun 2027 bisa dilakukan oleh Kemenkeu. Ia mengatakan, renovasi sekolah akan mencakup seluruh Indonesia.
"Tapi yang 2025, 2026 yang sudah sama Pak Presiden insyaallah sudah bisa selesai, sehingga nanti tahun 2027, kita usahakan untuk dapat bisa dianggarkan untuk dari 2027, seratus ribu satuan pendidikan ya, mudah-mudahan. Tapi ini masih kita usulkan kembali kepada Menteri Keuangan," ucapnya.
Diketahui, target renovasi sekolah disampaikan Prabowo dalam Pembacaan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Kepala Negara menegaskan, negara wajib memastikan seluruh anak mendapatkan tempat belajar yang aman dan layak. Ia mengatakan kondisi sekolah yang rusak tak boleh dibiarkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Kita akan menyelesaikan renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan paling lambat tahun 2029," kata Prabowo.
"Bagi saya, negara wajib memastikan setiap anak sekolah belajar di sekolah yang aman dan bermartabat. Sekolah adalah tempat anak-anak Indonesia membangun masa depan mereka," imbuh dia.
