Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ribuan Mahasiswa Trisakti Bernyanyi Tanah Air Beta, Angkat Tiga Jari
Massa demonstrasi mahasiswa Universitas Trisakti (Demo Trisakti) menyanyikan lagu “Tanah Air” dan "Indonesia Pusaka" di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)
  • Ribuan mahasiswa Universitas Trisakti menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pada 29 Oktober 2026.
  • Massa mengenakan jaket almamater, membawa spanduk Tritura serta poster bertuliskan kritik, termasuk gambar siluet Prabowo-Gibran.
  • Menjelang meninggalkan lokasi, mahasiswa menyanyikan “Indonesia Tanah Air Beta” sambil mengangkat simbol tiga jari di tengah aksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ribuan mahasiswa Trisakti datang ke Jalan Medan Merdeka Selatan di Jakarta. Mereka memakai jaket kampus dan membawa spanduk hitam. Mereka bernyanyi “Indonesia Tanah Air Beta” bersama-sama. Tangan mereka membuat tanda tiga jari. Arief Rizquna juga berteriak dari atas mobil. Setelah itu, mereka bersiap meninggalkan tempat aksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah aksi unjuk rasa, nyanyian “Indonesia Tanah Air Beta” yang dilantunkan ribuan mahasiswa Trisakti menghadirkan gambaran kebersamaan yang kuat. Dengan jaket almamater, barisan yang dirapatkan, serta simbol tiga jari yang diangkat serempak, para mahasiswa mengekspresikan suara mereka melalui partisipasi kolektif dan nuansa kebangsaan bersama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ribuan mahasiswa Universitas Trisakti menyanyikan lagu “Indonesia Tanah Air Beta” di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

“Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya...” Suara ribuan mahasiswa menggema di tengah aksi unjuk rasa, tangan-tangan mereka terangkat, membentuk simbol tiga jari atau three fingers.

Di tengah kerumunan massa, mereka terus bernyanyi bersama. Tiga jari teracung ke udara, mengiringi setiap bait lagu yang dilantunkan di jalanan ibu kota sebelum meninggalkan lokasi unjuk rasa.

Sebelumnya, Mahasiswa Trisakti tiba di Jalan Merdeka Selatan pada hari ini (29/10/2026) pukul 16.00 WIB. Mereka kompak mengenakan jaket almamater Trisakti.

Beberapa di antara mereka memegang spanduk hitam Tritura. Selain itu terdapat spanduk hitam bertuliskan ‘Demi Nama Tuhan Ini Adalah Kegelapan’ dan ‘Bismillah Ini Adalah Kegelapan’ dengan gambar siluet Prabowo-Gibran.

Mahasiswa yang datang menggunakan puluhan angkot itu kemudian turun dan merapatkan barisan.

“Demi nama Tuhan ini adalah kegelapan. Demi nama Tuhan ini adalah suara suara yang diabaikan,” teriak Menteri Kepresidenan Luar Negeri Universitas Trisakti, Arief Rizquna di atas mobil komando.

Curated For You

Editorial Team

Related Article