ilustrasi petani di sawah (pexels.com/ Rosyid Arifin)
Di sisi lain, BULOG terus memperkuat stok melalui penyerapan gabah dan beras petani dalam negeri, terutama saat musim panen.
Pada 2025, BULOG menyerap gabah petani yang setara dengan sekitar 3 juta ton beras. Sementara pada 2026, target tersebut ditingkatkan menjadi 4 juta ton setara beras.
Hingga 9 Agustus 2026, realisasi penyerapan gabah petani telah mencapai 3,67 juta ton setara beras, atau mendekati target tahunan.
BULOG bahkan memproyeksikan target 4 juta ton dapat tercapai lebih cepat, yakni pada akhir September 2026. Dengan masih berlangsungnya musim panen gadu di sejumlah wilayah, realisasi penyerapan hingga akhir tahun berpotensi melampaui target.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap gabah petani yang memenuhi ketentuan dapat diserap secara optimal. Capaian 3,67 juta ton setara beras sampai awal Agustus menunjukkan bahwa penyerapan dalam negeri berjalan kuat," kata Prihasto.
Ia menambahkan, BULOG masih menyerap gabah dari petani dengan rata-rata sekitar 5 ribu ton per hari setara beras sepanjang Agustus. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga stok pangan nasional sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani dalam negeri. (WEB)