Jakarta, IDN Times - Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas menjadi sorotan setelah mengunggah video yang menampilkan paspor Inggris anak keduanya disertai pernyataan yang dikutip publik sebagai, “Cukup saya WNI, anak saya jangan!”
Unggahan itu memicu polemik karena Tyas merupakan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dia lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung dan melanjutkan S2 Sustainable Energy Technology di Delft University of Technology, Belanda. Video tersebut diunggah melalui Instagram dan Threads pada 14 Februari 2026.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan publik. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan sejumlah pejabat pemerintah, anggota DPR, hingga pengamat pendidikan pun angkat bicara, menyoroti aspek moral penerima beasiswa hingga evaluasi kebijakan dana pendidikan negara.
