Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
 Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar & Konektivitas Digital Pascagempa Manggarai
Telkom bersama guru dan peserta kegiatan dalam program pemulihan pembelajaran pascagempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sejalan dengan semangat Bersama Jadi Bisa, Telkom menghadirkan dukungan berupa penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, fasilitas pembelajaran, dan konektivitas digital sebagai bagian dari upaya membantu sekolah dan anak-anak bangkit serta melanjutkan proses belajar pascabencana. (Dok. Telkom)
  • Telkom mendukung pemulihan pendidikan pascagempa di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2, Manggarai, dengan menciptakan lingkungan belajar aman dan suportif.

  • Sebanyak 30 guru mengikuti Training of Trainers untuk pendampingan pembelajaran dan respons emosional siswa, sementara 150 siswa mendapat aktivitas interaktif, kreatif, dan pengenalan teknologi digital.

  • Telkom menyediakan dua tenda darurat, konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, dan 150 Healing Kits guna menjaga keberlanjutan pembelajaran di sekolah terdampak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Telkom memberikan pelatihan guru, pendampingan siswa, fasilitas belajar darurat, perangkat tablet, Healing Kits, dan konektivitas digital untuk pemulihan pendidikan pascagempa.
  • Who?
    PT Telkom Indonesia, 30 guru, dan 150 siswa SDN Reo 1 serta SDN Reo 2 terlibat dalam program pemulihan pendidikan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan dilaksanakan di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
  • When?
    Program berlangsung dalam masa pemulihan pascagempa di Kabupaten Manggarai; waktu pelaksanaan rinci per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Dukungan diberikan untuk membantu guru dan siswa memulihkan kondisi emosional serta menjaga keberlanjutan pembelajaran setelah bencana gempa.
  • How?
    Telkom menggelar Training of Trainers, permainan dan aktivitas kreatif bagi siswa, serta menyerahkan dua tenda darurat, dua paket Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, dan 150 Healing Kits.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manggarai, IDN Times — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, termasuk melalui penguatan sektor pendidikan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui program dukungan bagi guru dan siswa, Telkom membantu menciptakan kembali lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif bagi anak-anak terdampak gempa.

Kegiatan yang berlangsung di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2, Kabupaten Manggarai, tersebut mencakup penguatan kapasitas guru melalui Training of Trainers (ToT) yang diikuti 30 guru.

Pembekalan tidak hanya berfokus pada kemampuan pendampingan pembelajaran, tetapi juga membantu guru mengenali dan merespons kondisi emosional siswa serta menjaga kondisi emosional mereka sendiri dalam proses pemulihan pascabencana.

1. Pendampingan kepada 150 siswa

Selain mendukung guru, Telkom turut memberikan pendampingan kepada 150 siswa melalui berbagai aktivitas yang dirancang untuk membantu anak kembali berinteraksi dan membangun semangat belajar. Kegiatan dikemas melalui permainan, interaksi kelompok, aktivitas kreatif, serta pengenalan teknologi digital dalam suasana yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan anak pascabencana. (Dok. Telkom)

Selain mendukung guru, Telkom turut memberikan pendampingan kepada 150 siswa melalui berbagai aktivitas yang dirancang untuk membantu anak kembali berinteraksi dan membangun semangat belajar.

Kegiatan dikemas melalui permainan, interaksi kelompok, aktivitas kreatif, serta pengenalan teknologi digital dalam suasana yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan anak pascabencana.

2. Butuh dukungan menyeluruh

Telkom bersama guru dan peserta kegiatan dalam program pemulihan pembelajaran pascagempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sejalan dengan semangat Bersama Jadi Bisa, Telkom menghadirkan dukungan berupa penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, fasilitas pembelajaran, dan konektivitas digital sebagai bagian dari upaya membantu sekolah dan anak-anak bangkit serta melanjutkan proses belajar pascabencana. (Dok. Telkom)

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, mengatakan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang menyeluruh, termasuk memastikan guru memiliki kapasitas yang memadai dan anak-anak mendapatkan ruang yang aman untuk memulihkan kondisi emosionalnya.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang digital, Telkom tidak hanya menghadirkan dukungan teknologi, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang relevan bagi masyarakat. Melalui penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, serta dukungan fasilitas pembelajaran dan konektivitas, kami berharap dapat membantu sekolah dan anak-anak di Manggarai bangkit dan kembali menjalani proses belajar dengan lebih baik,” ujar Hery.

3. Telkom juga menghadirkan sejumlah fasilitas

Ilustrasi Gedung Telkom Indonesia (Dok. Telkom)

Untuk mendukung keberlanjutan proses pembelajaran, Telkom juga menghadirkan sejumlah fasilitas, yaitu dua tenda darurat, dua paket konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, serta 150 Healing Kits. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah tetap menyediakan ruang belajar yang kondusif sekaligus memberikan sarana bagi siswa untuk kembali belajar dan beraktivitas bersama. 

Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom dalam mendukung terciptanya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4: Pendidikan Berkualitas. Telkom meyakini keberlanjutan pendidikan pascabencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkembang. 

Melalui semangat Bersama Jadi Bisa, Telkom akan terus menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article