Jakarta, IDN Times - Empat unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Kamis (3/10/2024) menemui Presiden terpilih, Prabowo Subianto di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. Pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu diadakan secara tertutup.
Ketua DPD, Sultan B. Najamudin mengatakan pihaknya bakal mendukung program-program pemerintahan lima tahun ke depan. Hal itu, kata Sultan, diklaim demi kebaikan daerah dan bangsa.
"Tentu program eksekutif di bawah kepemimpinan Beliau akan kami dukung," ujar Sultan ketika memberikan keterangan di kantor Kemhan, Jakarta Pusat sore ini.
Ia pun tak menampik selama lima tahun ke depan akan ada dinamika politik. Namun, DPD berkomitmen dan mengutamakan faktor kebangsaan dan kenegaraan.
"Program yang baik pasti kami dukung. Kami yakin dan percaya bahwa di bawah kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran yang melanjutkan estafet kepemimpinan dari Pak Jokowi akan berjalan dengan baik," tutur dia.
Ia juga menambahkan Prabowo sebut boleh berbeda pendapat asal solid. Sebab, modal kekayaan terbesar untuk membentuk pemerintahan adalah kekompakan.
"Berbeda pendapat boleh. Boleh juga berpartai politik, boleh mengikuti pemilu setiap lima tahun. Tapi, habis itu berangkulan. Bahwa, nanti akan bertanding lagi, Beliau bilang 'udah bertanding lagi'. Tapi, selesai pertandingan ya kita berangkulan membangun bangsa," imbuhnya.
Selain Sultan, unsur pimpinan DPD yang ikut hadir yaitu Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Yorrys Raweyai dan Tamsil Lirung. Ada pula unsur DPD yang baru terpilih jadi pimpinan MPR, Abcandra Muhammad Akbar Supratman. Akbar disorot lantaran merupakan putra Menteri Hukum dan HAM yang sedang menjabat, Supratman Andi Agtas.
