BEM SI Demo di DPR Hari Ini, Polda Metro Siapkan 3.983 Personel Gabungan

BEM SI menjadwalkan aksi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, mulai pukul 13.00 WIB pada Senin (5/10/2026).
Polda Metro Jaya menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk mengamankan aksi dan 46 kegiatan penyampaian pendapat lainnya.
Pengamanan mencakup lokasi aksi, jalur peserta, kawasan strategis, serta pengaturan lalu lintas dengan pendekatan persuasif dan humanis.
Jakarta, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan poster "Seruan Aksi Nasional" yang diunggah melalui akun Instagram BEM SI, @bem_si, aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.
“Betul (BEM SI gelar aksi hari ini),” kata salah satu anggota BEM SI, Presiden Mahasiswa Universitas Binaniaga Bogor, M. Azrin Nahusy kepada IDN Times.
Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya akan melakukan pengamanan terhadap aksi tersebut. Sebanyak 3.983 personel gabungan disigakan.
Budi menjelaskan, jumlah personel pengamanan tidak hanya untuk melayani aksi BEM SI, tapi juga 46 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari ini.
“Pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas warga lainnya tetap berjalan,” kata Budi, dalam keterangan tertulisnya.
Adapun personel yang dikerahkan ini terdiri dari 3.219 personel Polri, 255 personel TNI, 109 personel Pemda DKI Jakarta, serta 400 personel pengamanan dalam. Personel akan ditempatkan menyesuaikan karakter, lokasi, dan kebutuhan masing-masing kegiatan.
“Pelayanan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi serta pendekatan persuasif dan humanis. Personel juga diarahkan tetap profesional, prosedural, proporsional, dan terukur dengan mengutamakan keselamatan seluruh pihak,” kata Budi.
Selain di lokasi penyampaian aspirasi, personel disiapkan pada jalur pergerakan peserta, kawasan strategis, serta titik-titik pengaturan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi arus kendaraan dan perkembangan kegiatan di lapangan.
“Masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi kegiatan diimbau merencanakan perjalanan lebih awal, mempertimbangkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















