Daftar Elite Parpol yang Disebut Jadi Menteri Kabinet Prabowo

Jakarta, IDN Times - Sejumlah menteri dari partai politik (parpol) disebut-sebut akan mengisi jabatan di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan informasi dari sumber IDN Times di Koalisi Indonesia Maju (KIM), mayoritas kader yang mendapat jatah menteri merupakan parpol pendukung Prabowo-Gibran di KIM.
Lantas berapa kira-kira jatah tiap partai anggota KIM?
1. Demokrat dapat jatah empat menteri, PAN lima menteri

Prabowo dan Gibran usai ditetapkan sebagai Presiden dan Wapres Terpilih 2024 di KPU pada Rabu (24/4/2024). (IDN Times/Fauzan) Partai Demokrat disebut akan mendapat jatah empat menteri. Khusus Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan menduduki posisi menteri koordinator.
Kader partai berlambang bintang mercy lainnya yang akan dipilih jadi menteri ialah Teuku Riefky Harsya. Diketahui, Teuku merupakan Sekjen Partai Demokrat.
Sementara, PAN disebut akan mendapat jatah lima menteri. Di antaranya, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) yang disebut akan menjadi Menko Perekonomian. Lalu Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto akan dipercaya sebagai Menteri Desa.
Selain itu, PAN juga mendapat empat kursi wakil menteri (wamen). Mereka yakni Viva Yoga, Zita Anjani (putri Zulhas), Intan Fauzi, dan Bima Arya Sugiarto.
2. Golkar dapat jatah lebih dari 5 kursi

Prabowo Kumpulkan Ketum KIM di Kemhan (Instagram.com/@prabowo) Sementara, jatah kursi menteri untuk Partai Golkar disebut berjumlah tujuh orang. Mereka yang mendapat jatah menteri di antaranya Nusron Wahid sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang; Maman Abdurrahman sebagai Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kemudian, Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga; Ace Hasan Syadzily sebagai Menteri Agama; dan Meutya Hafid sebagai Meteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Selain itu, Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) dan Bahlil Lahadalia dipercaya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
3. NasDem, PKS, dan PKB disebut tak dapat jatah menteri

Prabowo dan Gibran usai ditetapkan sebagai Presiden dan Wapres Terpilih 2024 di KPU pada Rabu (24/4/2024). (IDN Times/Fauzan) Sementara, partai di luar KIM pada Pilpres 2024, yakni NasDem, PKS, dan PKB disebut-sebut tidak akan mendapat jatah kursi menteri.
Diketahui, ketiga partai tersebut mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Pilpres, namun kini mereka berbalik mendeklarasikan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Meski tak dapat jatah menteri, NasDem disebut meminta adanya penambahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI, khususnya terkait jumlah komisi. Nantinya, NasDem juga akan menjadi ketua di komisi DPR.
Sebaliknya, PDIP, yang juga menjadi rival politik Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, disebut akan mendapat jatah menteri. Azwar Anas disebut-sebut akan kembali dipercaya memimpin Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















