Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak melepas kapal Adri 92BM dari dermaga Satangair, Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk membantu penanganan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal itu tidak hanya membawa bantuan kemanusiaan seberat 70 ton tetapi juga dapat difungsikan sebagai rumah sakit apung. Kapal akan berlayar selama tiga hari dan bersandar di dermaga di Kabupaten Nagekeo.
"Sore hari ini, kami akan memberangkatkan kapal untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Selain itu, kami juga sudah membantu mendirikan tempat pengungsian dan evakuasi korban," ungkap Maruli di Tanjung Priok pada Rabu (19/8/2026).
Jenderal bintang empat itu memaparkan di dalam kapal terdapat sejumlah logistik mulai dari beras, pampers, pembalut wanita, tangki air, hingga minyak goreng. TNI AD, kata Maruli, juga mengirimkan lima truk dan dua ambulans.
Mantan Pangkostrad itu juga meyakini di daerah-daerah yang terdampak bencana di NTT mengalami kesulitan air. Itu sebabnya, TNI AD akan memulai untuk melakukan pengeboran di sejumlah titik.
