Debat Cawapres perdana pada Jumat (22/12/2023). (youtube.com/KPU RI)
Berdasarkan analisa Drone Emprit, narasi negatif Cak Imin muncul akibat terlalu banyak bicara. Selain itu, ketika Gibran menyinggung potong tumpeng di IKN dan tak paham SGIE memperburuk citra Cak Imin.
Sedangkan, narasi positif yang didapatkan Cak Imin didapatkan melalui diksi 'slepet' yang dilontarkannya sebanyak 10 kali saat debat dan membangun 40 kota selevel Jakarta.
Sementara itu, Drone Emprit menyebut narasi postif untuk Gibran didapatkan karena Wali Kota Solo itu dinilai lebih menguasai debat, lebih realistis, dan konkret. Namun, kegagalan menjawab pertanyaan rasio pajak dari Mahfud MD dan sanitasi dari Panelis membuat negatif.
Adapun, Mahfud MD mendaptkan narasi positif lewat pernyataan proyeksi pertumbuhan tujuh persen. Dia juga dianggap berhasil memukul pernyataan Cak Imin, dan menjelaskan secara komprehensif terkait hukum.
Namun, ketidakmampuan Mahfud menjawab Gibran soal Carbon Capture Storage, bicara yang lambat, dan normatif, menjadi sentimen negatif.