Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Upacara HUT TNI AU, KSAU Ungkap Kecelakaan Nihil Dua Tahun Berturut
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M Tonny Harjono (dok. Dispenau)
  • TNI AU mencatat prestasi zero accident dua tahun berturut-turut, menunjukkan disiplin dan profesionalisme tinggi dalam menjaga keselamatan operasi penerbangan militer.
  • Melalui misi kemanusiaan, TNI AU menyalurkan 17,8 ton bantuan ke Gaza dan menangani bencana di Sumatra dengan ribuan personel serta ribuan ton logistik.
  • Pengesahan UU Pengelolaan Ruang Udara memperkuat kedaulatan nasional dan peran strategis TNI AU, seiring peningkatan profesionalisme serta adaptasi terhadap tantangan global dan teknologi baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

9 April 2026

Dalam upacara HUT ke-80 TNI AU di Cilangkap, KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono menyampaikan capaian zero accident selama dua tahun berturut-turut dan berbagai prestasi satu tahun terakhir.

kini

TNI AU berada dalam fase akselerasi pembangunan dengan fokus pada penguatan organisasi, profesionalisme personel, serta adaptasi terhadap dinamika global dan perkembangan karakter peperangan modern.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI Angkatan Udara menyoroti capaian zero accident selama dua tahun berturut-turut serta berbagai kontribusi TNI AU dalam misi kemanusiaan dan pembangunan nasional.
  • Who?
    Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono memimpin upacara dan menyampaikan amanat kepada seluruh prajurit TNI AU mengenai pencapaian, pembinaan personel, serta arah penguatan organisasi.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Lapangan Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabesau), Cilangkap, Jakarta Timur, dengan dihadiri jajaran perwira dan personel TNI AU.
  • When?
    Upacara dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara.
  • Why?
    Peringatan ini digelar untuk menegaskan komitmen profesionalisme prajurit, merayakan capaian tanpa kecelakaan dua tahun terakhir, serta memperkuat kesiapan menghadapi tantangan strategis pertahanan udara nasional.
  • How?
    Amanat KSAU disampaikan melalui upacara resmi yang menampilkan laporan capaian operasional, misi kemanusiaan di Gaza dan Sumatra, serta
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tadi ada upacara ulang tahun TNI Angkatan Udara yang ke-80. Pak Tonny bilang pesawat mereka dua tahun ini tidak ada kecelakaan, semua aman. Mereka juga kirim bantuan ke orang di Gaza dan bantu orang di Sumatra yang kena bencana. Banyak prajuritnya dapat penghargaan karena kerja bagus dan jujur. Sekarang mereka mau terus belajar dan tambah kuat supaya bisa jaga langit Indonesia dengan baik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pencapaian TNI Angkatan Udara yang berhasil mempertahankan rekor tanpa kecelakaan selama dua tahun berturut-turut mencerminkan profesionalisme dan disiplin tinggi dalam menjalankan tugasnya. Keberhasilan misi kemanusiaan, peningkatan daya saing personel, serta penguatan tata kelola organisasi menunjukkan komitmen kuat terhadap pengabdian dan efisiensi, sekaligus menegaskan peran strategis TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan kemanusiaan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M Tonny Harjono, menyampaikan pencapaian TNI AU beberapa tahun terakhir. Salah satunya, raihan kecelakaan nihil alias zero accident selama dua tahun berturut-turut.

Hal tersebut disampaikan Tonny dalam amanatnya sebagai inspektur upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI AU di Lapangan Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).

Dia mengatakan, perjalanan panjang TNI Angkatan Udara adalah pengabdian yang dibangun melalui karya nyata. Dari generasi ke generasi, setiap prajurit menunjukkan bahwa pengabdian diwujudkan melalui kesiapan untuk selalu hadir, berbuat, dan memberikan yang terbaik dalam setiap situasi.

"Hal tersebut tercermin di dalam berbagai capaian satu tahun terakhir yang patut menjadi kebanggaan kita bersama. Disiplin dan profesionalisme terjaga melalui capaian zero accident selama dua tahun berturut-turut," kata dia di lokasi.

1. Peran TNI AU kirim bantuan kemanusiaan dalam negeri hingga internasional

Satgas Merah Putih II ketika mendistribusikan bantuan kemanusiaan lewat mekanisme airdrop bagi warga Gaza, Palestina pada 17 Agustus 2025. (Dokumentasi Puspen TNI)

Tonny pun memaparkan berbagai peran TNI AU dalam misi kemanusiaan. Di antaranya dalam kancah internasional, TNI AU berhasil menyalurkan bantuan ke Gaza dengan airdrop. Sementara di dalam negeri, misi penanggulangan bencana Sumatra.

"Dalam misi kemanusiaan internasional, TNI Angkatan Udara berhasil melaksanakan airdrop sejumlah 17,8 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui kerja sama multinasional. Di dalam negeri, penanggulangan bencana Sumatra dilaksanakan secara cepat dan terkoordinasi dengan pengerahan hingga 21 alutsista dan 2.500 personel TNI Angkatan Udara, serta distribusi lebih dari 4.000 ton bantuan yang menjangkau masyarakat yang terdampak," kata dia.

2. Pembinaan dan kontribusi personel

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M Tonny Harjono mendampingi Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI yang dipusatkan di Lanud Adi Soemarmo pada Jumat (26/9/2025) (Dok. Dispenau)

Tonny juga membahas soal bidang pembinaan personel TNI AU. Di mana raihan berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional menunjukkan meningkatnya daya saing sumber daya manusia. Kontribusi terhadap program nasional juga terus diperkuat, antara lain melalui program ketahanan pangan dan pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, penguatan tata kelola organisasi ditandai dengan perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan penghargaan unit pelayanan prima untuk beberapa satker TNI AU.

"Hal ini dilengkapi dengan keberhasilan penertiban dan penyelesaian aset, khususnya di wilayah Lampung, sebagai wujud komitmen terhadap pengelolaan yang tertib dan akuntabel," kata dia.

3. Pengesahan Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara

Kepala Staf TNI AU (KSAU), M Tonny Harjono panen padi di Lanud Halim Perdanakusuma. Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026) (dok. Dispenau)

Pada tataran strategis, pengesahan Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara menjadi tonggak penting dalam mempertegas kedaulatan negara sekaligus memperkuat peran TNI AU. Seluruh capaian ini disebut mencerminkan TNI Angkatan Udara yang terus berkembang sebagai kekuatan yang ampuh.

"Capaian tersebut menjadi fondasi penting sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kesiapan dalam menjawab tuntutan lingkungan strategis yang terus berkembang. Saat ini, TNI Angkatan Udara berada dalam fase akselerasi pembangunan yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keterpaduan dalam setiap langkah," kata Tonny.

Dia mengatakan, kehadiran alutsista generasi baru, penguatan organisasi, serta pengembangan doktrin menuntut peningkatan profesionalisme yang semakin tinggi. Namun, kekuatan utama tetap terletak pada kualitas manusia yang mengawakinya. Oleh karena itu, selain penguasaan teknologi, kesiapan harus mencakup peningkatan kompetensi personel yang disertai dukungan infrastruktur agar setiap sistem dapat dioperasionalkan secara optimal dan berkelanjutan.

"Akselerasi ini bukan sekadar peningkatan kapasitas, melainkan upaya memastikan seluruh kekuatan udara bekerja secara utuh, terpadu, dan memberikan dampak nyata bagi kepentingan nasional," ujar dia.

Di sisi lain, kata Tonny, dinamika global yang semakin kompleks berdampak pada aspek, termasuk rantai pasokan dan ketersediaan energi. Kondisi ini menuntut efisiensi dalam pengelolaan sumber daya tanpa mengurangi kesiapan operasional kita. Oleh karena itu, TNI AU harus mampu beradaptasi agar tetap relevan dan tetap ampuh.

Karakter peperangan pun terus berkembang, mencakup dimensi siber, elektromagnetik, serta informasi dan kognitif.

"Hal ini menuntut kesiapan yang lebih menyeluruh, tidak hanya secara teknis, tetapi juga dalam kapasitas intelektual, ketajaman analisis, dan ketangguhan mental para prajurit Angkatan Udara. Inovasi harus terus didorong dengan tetap menjadikan keselamatan dan disiplin sebagai landasan utama," ucap dia.

Editorial Team