Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Reshuffle Kabinet, Zelenksyy Usulkan Dirinya Jadi PM Ukraina

Reshuffle Kabinet, Zelenksyy Usulkan Dirinya Jadi PM Ukraina
potret Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy (commons.wikimedia.org/The Presidential Office of Ukraine)
Intinya Sih
  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengusulkan dirinya menjadi Perdana Menteri menggantikan Yulia Svyrydenko dalam rencana reshuffle kabinet yang diumumkan lewat unggahan di media sosial X.
  • Svyrydenko, yang baru menjabat sebagai PM sejak Juli 2025, disebut akan dipindahkan ke posisi strategis baru, dengan rumor bahwa ia akan menjadi Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat.
  • Hingga kini belum ada kepastian siapa pengganti Svyrydenko, meski beberapa nama seperti Denys Shmyhal dan Mykhailo Fedorov disebut berpotensi, sementara Zelenskyy menegaskan reshuffle bertujuan meningkatkan kinerja pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengusulkan agar dirinya menjadi Perdana Menteri (PM) Ukraina untuk menggantikan Yulia Svyrydenko dalam rencana perombakan atau reshuffle kabinet yang akan datang. Usulan itu ia sampaikan dalam sebuah unggahan di media sosial X pada Minggu (12/7/2026). Dalam unggahan tersebut, Zelenskyy mengatakan bahwa dirinya juga telah menyampaikan usul itu kepada Svyrydenko.

“Saya berterima kasih kepada Yulia (Svyrydenko) atas pekerjaannya yang bersih, mantap, dan efektif sebagai Perdana Menteri, serta atas pengabdiannya yang produktif selama bertahun-tahun di Ukraina. Saya telah menawarkannya kesempatan untuk memimpin bidang hubungan baru yang penting dengan mitra kunci. Saya berharap, bersama dengan anggota parlemen, kita akan melakukan perubahan yang sesuai di Pemerintah Ukraina," tulis Zelenskyy.

1. Svyrydenko didapuk menjadi PM Ukraina pada Juli 2025

Yulia Svyrydenko sedang berpidato.
potret Perdana Menteri Ukraina, Yulia Svyrydenko (flickr.com/Foreign Commonwealth & Development Office via commons.wikimedia.org/Foreign Commonwealth & Development Office)

Svyrydenko sendiri sebetulnya belum lama bertugas sebagai PM Ukraina. Sebab, Svyrydenko baru didapuk menjadi PM pada Juli 2025 lalu. Artinya, ia baru menjabat sebagai PM selama kurang lebih satu tahun. Kala itu, Svyrydenko yang masih menjabat sebagai Menteri Ekonomi Ukraina naik tahta menjadi PM karena diusulkan oleh Zelenskyy. 

“Saya telah mengusulkan agar Yuliia Svyrydenko memimpin roda pemerintahan Ukraina dan secara signifikan memperbarui kinerjanya. Saya menantikan presentasi rencana aksi pemerintah baru dalam waktu dekat,” tulis Zelenskyy di media sosial ketika mengusulkan Svyrydenko jadi PM Ukraina, seperti dilansir Al Jazeera

2. Zelenskyy sebut Svyrydenko bakal ditempatkan di posisi baru yang strategis

Volodymyr Zelenskyy sedang berpidato.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy (flickr.com/Houses of the Oireachtas via commons.wikimedia.org/Houses of the Oireachtas)

Di reshuffle kabinet mendatang, Zelenskyy mengatakan Svyrydenko akan ditempatkan di posisi baru yang strategis. Namun, ia tidak menjelaskan posisi apa yang dimaksud. Namun, salah satu pejabat oposisi Ukraina, Yaroslav Zhelezniak, membocorkan bahwa Svyrydenko akan dijadikan Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat (AS). 

"Itu berarti, dia (Yulia Svyrydenko) akan meninggalkan jabatan Perdana Menteri (Ukraina) dan seluruh pemerintahan akan dirombak," kata Zhelezniak di media sosial Telegram dikutip France 24.    

3. Belum jelas siapa yang akan menggantikan Svyrydenko

Perdana Menteri Ukraina, Yulia Svyrydenko, saat menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, pada 25 Juni 2026.
Perdana Menteri Ukraina, Yulia Svyrydenko, saat menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, pada 25 Juni 2026. (commons.wikimedia.org/Cabinet of Ministers of Ukraine)

Hingga saat ini, belum jelas siapa yang akan menggantikan Svyrydenko untuk menjadi PM Ukraina yang baru usai ia lengser. Zelenskyy juga belum memberi informasi lebih lanjut terkait hal tersebut. Namun, ada beberapa kandidat kuat yang ditengarai berpotensi menduduki jabatan PM Ukraina selanjutnya. Mereka adalah Menteri Energi Ukraina Denys Shmyhal, Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov, dan Kepala perusahaan energi nasional Ukraina, Naftogaz, Serhiy Koretskyi.

Zelenskyy mengatakan, perombakan kabinet yang akan datang bertujuan untuk membuat kinerja Pemerintah Ukraina menjadi lebih baik. Sebab, ke depannya, akan ada banyak hal dan agenda penting yang harus dieksekusi oleh seluruh pemangku kebijakan negara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More