Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
UPDATE Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa NTT Jadi 75 Jiwa
Kondisi rumah warga Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat usai dihantam gempa M 7,7. (Dokumentasi BNPB)
  • BNPB memperbarui korban meninggal akibat gempa NTT menjadi 75 jiwa per 20 Agustus 2026, bertambah empat orang dari Sikka, Manggarai, dan Nagekeo.
  • Jumlah korban luka mencapai 907 jiwa setelah tambahan sembilan korban dari Kabupaten Ngada, naik dari laporan sebelumnya sebanyak 898 orang.
  • Warga mengungsi melonjak menjadi 92.735 jiwa akibat gempa susulan besar, bertambah 33.088 orang; kenaikan terbanyak tercatat di Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Barat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa di Nusa Tenggara Timur membuat 75 orang meninggal. Ada 4 orang lagi yang meninggal di Sikka, Manggarai, dan Nagekeo. Lalu 907 orang terluka. Banyak orang juga pergi dari rumah karena gempa susulan masih datang. Sekarang ada 92.735 orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) memperbarui jumlah korban meninggal akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Kamis (20/8/2026), jumlah korban meninggal sudah mencapai 75 jiwa. Artinya, terdapat penambahan 4 warga yang meninggal dibandingkan Rabu kemarin.

"Di mana kemarin kami memberitakan 71 jiwa (jumlah korban meninggal), hari ini bertambah 4 jiwa, dengan rincian, di Kabupaten Sikka bertambah 2 jiwa (meninggal), di Kabupaten Manggarai bertambah 1 jiwa (meninggal) dan Kabupaten Nagekeo bertambah 1 jiwa (meninggal)," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Berton Panjaitan ketika memberikan keterangan pers secara virtual pada Kamis (20/8/2026).

Pihaknya kembali menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Sedangkan, jumlah korban luka sudah mencapai 907 jiwa. Semula jumlah korban luka mencapai 898 jiwa.

"Untuk hari ini kami mendapatkan tambahan korban luka 9 jiwa yaitu berasal dari Kabupaten Ngada," tutur dia.

Sementara, jumlah warga yang mengungsi sudah mencapai 92.735 jiwa. Peningkatan jumlah pengungsi terjadi bertambahnya gempa susulan dengan kekuatan besar. Sebelumnya, pengungsi mencapai 59.647 jiwa.

"Sehingga, di catatan kami bertambah 33.088 jiwa. Rincian (pengungsi) paling banyak berasal dari Kabupaten Nagekeo 21.883 jiwa, Kabupaten Manggarai bertambah 9.649 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat bertambah 1.556 jiwa," katanya memaparkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article