Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
UPDATE: Korban Gempa NTT Jadi 87 Jiwa, 1.298 Luka, 150.576 Mengungsi
Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming, mengunjungi SD Inpres LXXVI Wairklau, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). (Dok. Setwapres)
  • BNPB mencatat gempa NTT hingga 22 Agustus 2026 menyebabkan 87 orang meninggal, 1.298 luka-luka termasuk 336 luka berat, dengan Manggarai Timur mencatat korban luka terbanyak.
  • Jumlah pengungsi mencapai 150.576 jiwa, terutama di Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur, sementara terjadi 5.012 gempa susulan; 124 di antaranya dirasakan warga.
  • BNPB telah menyalurkan total 954 ton logistik lewat 68 penerbangan sejak 15 Agustus, didukung ribuan personel TNI, Polri, relawan, serta kementerian dan pemerintah daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
15 hingga 22 Agustus 2026

BNPB menyalurkan bantuan logistik kumulatif 954 ton melalui 68 sorti penerbangan. Sebanyak 651 ton dikirim ke Labuan Bajo dan 303 ton ke Maumere.

kemarin

Jumlah pengungsi tercatat masih di kisaran 130-an ribu jiwa.

Sabtu

BNPB mencatat 87 orang meninggal dan 1.298 orang luka-luka akibat gempa NTT. Tercatat pula 5.012 gempa susulan, dengan 124 di antaranya dirasakan masyarakat.

hari ini pukul 13.00 WIB

BNPB telah mendistribusikan 147 ton bantuan melalui 10 sorti penerbangan, menuju Labuan Bajo dan Maumere.

kini

Jumlah pengungsi mencapai 150.576 jiwa seiring gempa susulan masih terjadi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur menyebabkan 87 orang meninggal, 1.298 orang luka-luka, dan 150.576 warga mengungsi. Gempa susulan masih terjadi.
  • Who?
    Warga terdampak di NTT, BNPB, TNI, Polri, 903 relawan dari 104 lembaga, kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Dampak gempa terjadi di Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Bantuan udara dikirim ke Labuan Bajo dan Maumere.
  • When?
    Data korban dan pengungsi tercatat hingga Sabtu, 22 Agustus 2026. BNPB menyalurkan bantuan terbaru hingga pukul 13.00 WIB pada hari yang sama.
  • Why?
    Korban dan jumlah pengungsi bertambah karena gempa susulan masih terjadi dengan intensitas tinggi. Hingga Sabtu tercatat 5.012 gempa susulan, dengan 124 di antaranya dirasakan masyarakat.
  • How?
    BNPB mendistribusikan 147 ton bantuan melalui 10 sorti penerbangan. Penanganan lapangan didukung 5.832 personel TNI, 238 personel Polri, dan relawan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa di NTT membuat 87 orang meninggal dan 1.298 orang terluka. Banyak orang pergi dari rumah karena gempa masih datang lagi. Sekarang ada 150.576 orang mengungsi. BNPB mengirim makanan dan barang bantuan dengan pesawat. Tentara, polisi, dan relawan juga membantu orang-orang di sana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi yang berat, penanganan gempa menunjukkan mobilisasi bantuan yang luas dan berkelanjutan. BNPB telah menyalurkan ratusan ton logistik melalui puluhan penerbangan, sementara ribuan personel TNI, Polri, dan relawan dari berbagai lembaga dikerahkan untuk mendukung warga terdampak. Keterlibatan pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait mencerminkan respons yang terkoordinasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Jumlah korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Sabtu (22/8/2026), sebanyak 87 orang meninggal dunia dan 1.298 orang mengalami luka-luka.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan, jumlah korban meninggal tersebut merupakan data kumulatif terbaru dari sejumlah wilayah terdampak.

“Pada hari ini secara kumulatif jumlah yang meninggal ada 87 jiwa,” ujar Berton dalam jumpa pers virtual, Sabtu.

Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 1.298 orang. Sebanyak 336 orang di antaranya mengalami luka berat. Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan korban luka terbanyak, yakni mencapai 643 orang. Disusul Kabupaten Manggarai dengan 285 orang luka.

Jumlah warga yang mengungsi juga terus bertambah seiring masih terjadinya gempa susulan. BNPB mencatat, total pengungsi kini mencapai 150.576 jiwa.

“Pengungsi juga bertambah dari angka yang kemarin 130-an ribu sekarang sudah mencapai 150.576 jiwa,” kata Berton.

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar, yakni 41.427 jiwa. Berikutnya Nagekeo 34.256 jiwa dan Manggarai Timur 31.372 jiwa.

BNPB juga mencatat gempa susulan masih terjadi dengan intensitas tinggi. Hingga Sabtu, tercatat sebanyak 5.012 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1. Dari jumlah tersebut, 124 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

Di tengah bertambahnya korban dan pengungsi, pemerintah terus menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak. Hingga hari ini pukul 13.00 WIB, BNPB telah mendistribusikan 147 ton bantuan melalui 10 sorti penerbangan. Sebanyak 70 ton dikirim menuju Labuan Bajo dalam lima sorti, sedangkan 77 ton lainnya menuju Maumere melalui lima sorti.

Secara kumulatif, sejak 15 hingga 22 Agustus 2026, bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai 954 ton melalui 68 sorti penerbangan.

Sebanyak 651 ton bantuan dikirim melalui Bandara Labuan Bajo dengan 45 sorti, sedangkan 303 ton lainnya menuju Bandara Maumere melalui 23 sorti.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, sebanyak 5.832 personel TNI, 238 personel Polri, serta 903 relawan dari 104 lembaga telah dikerahkan. Kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah juga terus terlibat dalam penanganan warga terdampak.

Curated For You

Editorial Team

Related Article