Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral UMKM Rugi Jutaan di JAKFEST, Pramono: Terus Terang Saya Tak Tahu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan Menghadiri Press Conference Jakarta Kreatif Festival (JKF) Tahun 2026 (Bank Indonesia). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI tidak terlibat dan tidak mengetahui penyelenggaraan acara JAKFEST di Lapangan Banteng yang viral di media sosial.
  • Sejumlah pelaku UMKM mengaku rugi jutaan rupiah karena jumlah pengunjung JAKFEST jauh dari ekspektasi, meski mereka telah membayar biaya sewa tenant hingga Rp3 juta.
  • Peserta acara mengeluhkan minimnya pengunjung dan sulitnya menemukan pihak penyelenggara, padahal terdapat lebih dari 200 tenant UMKM yang ikut berjualan di lokasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Juni 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan tidak mengetahui acara JAKFEST yang digelar di Lapangan Banteng dan menegaskan Pemprov DKI tidak terlibat. Pada hari yang sama, keluhan pelaku UMKM tentang kerugian jutaan rupiah akibat sepinya pengunjung viral di media sosial.

hari pertama berlangsung

Salah satu pelaku UMKM mengaku terkejut karena jumlah pengunjung sangat minim meski terdapat lebih dari 200 tenant berjualan di JAKFEST.

kini

Kasus kerugian UMKM di JAKFEST menjadi perhatian publik dan memunculkan klarifikasi dari Gubernur DKI Jakarta serta dinas terkait.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sejumlah pelaku UMKM mengalami kerugian jutaan rupiah setelah mengikuti acara JAKFEST di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, yang ternyata tidak diketahui keterlibatannya oleh Pemprov DKI Jakarta.
  • Who?
    Pelaku UMKM peserta JAKFEST, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta yang disebut tidak mengetahui penyelenggaraan acara tersebut.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dengan pernyataan resmi disampaikan Pramono Anung di Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta.
  • When?
    Pernyataan Gubernur disampaikan pada Jumat, 19 Juni 2026, setelah keluhan para pelaku UMKM viral di media sosial beberapa hari sebelumnya.
  • Why?
    Kerugian terjadi karena jumlah pengunjung jauh dari ekspektasi meski promosi acara menyebutkan kehadiran pejabat dan artis; sementara pihak pemerintah daerah mengaku tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • How?
    Banyak tenant UMKM membayar biaya sewa sekitar Rp3 juta untuk tiga hari, namun omzet penjualan sangat rendah akibat minimnya pengunjung dan ketidakhadiran pihak penyelenggara yang sulit ditemukan di lokasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang jualan kecil ikut acara JAKFEST di Lapangan Banteng. Mereka sudah bayar mahal tapi pengunjungnya sedikit sekali, jadi mereka rugi banyak uang. Gubernur Pramono bilang dia tidak tahu soal acara itu dan sudah tanya ke dinas UMKM, tapi dinas juga tidak tahu. Sekarang banyak orang masih bingung kenapa bisa begitu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun insiden di JAKFEST menimbulkan kerugian bagi sejumlah pelaku UMKM, tanggapan cepat Gubernur Pramono Anung yang segera memeriksa keterlibatan Dinas terkait menunjukkan adanya upaya transparansi dan tanggung jawab dalam pemerintahan. Klarifikasi ini membantu memperjelas alur koordinasi antarinstansi, yang dapat menjadi dasar perbaikan tata kelola kegiatan serupa di masa mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TimesGubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, Pemprov DKI tidak selalu terlibat dalam semua kegiatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta termasuk di acara JAKFEST di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial.

Sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah lantaran jumlah pengunjung yang datang jauh dari ekspektasi.

"Jadi tidak semua kegiatan itu Pemprov DKI tahu dan terlibat, ketika diberikan laporan apa yang terjadi di lapangan Banteng, walaupun gambar saya dan Bang Doel Ada. Terus terang saya tidak tahu acara itu," ujar Pramono di Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

1. Dinas UMKM tidak mengetahui acara JAKFEST

Foto Lapangan Banteng Jakarta setelah Djakarta Ennichi batal. Fotografer: Fahrul Nurullah

Pramono juga sudah mengecek ke Dinas Koperasi dan UKM yang seharusnya bertanggungjawab atas masalah tersebut, tetapi dari Dinas UMKM juga tidak mengetahui.

"Kemudian saya lakukan pengecekan pada Dinas UMKM yang bertanggung jawab acara itu seperti itu pun tidak tahu," kata dia.

2. Pelaku UMKM mengaku rugi

Pameran Flona di Lapangan Banteng (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Keluhan sejumlah pelaku UMKM yang mengikuti acara JAKFEST di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Mereka mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah lantaran jumlah pengunjung yang datang jauh dari ekspektasi.

Salah satu pelaku UMKM di akun media sosial mengaku mengikuti acara tersebut karena tertarik dengan materi promosi yang menyebutkan adanya kehadiran pejabat hingga artis. Dia juga membayar biaya sewa tenant sebesar Rp3 juta untuk tiga hari pelaksanaan acara.

"Aku ikut event di Lapangan Banteng (JAKFEST). Di sana percaya ikut karena pamfletnya menarik. Ada Gubernur datang lah, artis, dan lain-lain. Sewa 3 juta 3 hari dan omzetnya sehari aja gak sampai 200," ujar dia di Threads, dikutip Jumat (19/6/2026).

3. Jumlah pengunjung minim

Pameran Flona di Lapangan Banteng (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Namun, saat hari pertama berlangsung, dia mengaku terkejut karena terdapat lebih dari 200 tenant UMKM yang berjualan, sedangkan jumlah pengunjung sangat minim.

“Bayangkan 3 juta kali 200 UMKM, tapi pengunjung gak ada. Pas kita cari EO pun gak ada,” tulis dia dalam unggahan yang viral.

Editorial Team

Related Article