Jakarta, IDN Times - Kandidat politik ideal menurut Gen Z Indonesia adalah
mereka yang memiliki visi yang jelas untuk negara dan berintegritas, sehingga mereka tidak akan korupsi, serta memiliki pengalaman politik.
Meskipun 61 persen Gen Z mengatakan mereka memilih pemimpin politik
yang memiliki agama yang sama dengan mereka, ketika agama dikaitkan
dengan faktor-faktor lain.
Hal ini menunjukkan bahwa pada akhirnya, kemampuan seorang kandidat
lebih signifikan dalam menggaet suara calon pemilih, dibandingkan dengan
latar belakang agama, popularitas, etnis, dan bahkan partai politiknya.
Demikian hasil riset IDN Research Institute bekerja sama dengan Populix dalam riset berjudul Indonesia Gen Z Report 2022. Riset ini dirilis secara rutin berbararengan dengan agenda tahunan Indonesia Millennial & Gen-Z Summit (IMGS) by IDN Media yang dihelat pada 29-30 September 2022.
Riset ini dilatarbelakangi kelangkaan penelitian di ranah Gen Z, yang menimbulkan mitos dan stereotipe pada generasi ini. Selain menggali pemahaman mendalam tentang Gen Z di Indonesia, riset ini juga bertujuan untuk mengetahui pandangan politik generasi ini di Tanah Air. Termasuk, pilihan mereka terhadap sosok calon pemimpin mendatang dan minat mereka untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang.
Survei ini digelar pada 27 Januari - 7 Maret 2022 dengan melibatkan 1.000 responden di 12 kota dan daerah aglomerasi di Indonesia, dengan metode survei multistage random sampling. Sementara, margin of error survei ini kurang dari 5 persen.
Berikut hasil survei selengkapnya soal pandangan Gen Z terhadap calon kandidat untuk Pilpres 2024 dan sosok yang populer di mata mereka.
