Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Sekda Dipanggil KPK
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi saat memimpin rapat hibah tanah Jalan Tambang di wilayah Bogor Barat, Jumat (17/10/2025). Humas Pemkab Bogor.
  • KPK memanggil Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika untuk diperiksa.

  • Lima saksi diperiksa terkait dugaan penyimpangan upah pungut serta pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Bogor.

  • KPK telah menggeledah sejumlah lokasi, sementara belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (27/10/2026)

Penyidik KPK melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Bogor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KPK memanggil dan memeriksa saksi dalam dugaan korupsi terkait pemotongan upah pungut pajak dan retribusi daerah serta pengadaan barang dan jasa.
  • Who?
    Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika, dan tiga saksi lainnya dipanggil KPK.
  • Where?
    Pemeriksaan berkaitan dengan lingkungan Pemkab Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • When?
    Pemeriksaan lanjutan disampaikan berlangsung pada Selasa (27/10/2026).
  • Why?
    KPK mengusut dugaan penyimpangan dalam mekanisme upah pungut hingga pengadaan barang dan jasa.
  • How?
    Penyidik melanjutkan pemeriksaan sejumlah saksi dan telah menggeledah Dinas Pendidikan, Bappenda, hingga BKPSDM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

KPK memanggil Wakil Bupati Bogor Ade dan Sekda Bogor Ajat untuk diperiksa. Ada lima orang yang dipanggil sebagai saksi. Mereka diperiksa tentang dugaan masalah uang pajak, retribusi, dan pengadaan barang. KPK juga sudah menggeledah beberapa kantor. Sampai sekarang, belum ada tersangka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemeriksaan terhadap lima saksi dan penggeledahan sejumlah lokasi menunjukkan proses penyidikan dugaan korupsi di Kabupaten Bogor terus berjalan. Langkah ini mencakup pemeriksaan pejabat serta sejumlah pegawai di lingkungan pemerintah daerah, sehingga informasi yang berkaitan dengan mekanisme upah pungut dan pengadaan barang dan jasa dapat ditelusuri melalui proses hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika. Keduanya dijadwalkan untuk diperiksa penyidik KPK dalam dugaan korupsi terkait pemotongan upah pungut pajak dan retribusi daerah, serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor.

"Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemotongan upah pungut pajak dan retribusi daerah, serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor, hari ini, penyidik melanjutkan pemeriksaan kepada sejumlah saksi," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (27/10/2026).

1. Ada lima saksi dipanggil KPK

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Total, ada lima saksi yang dipanggil KPK. Selain Ade dan Ajat, mereka yang dipanggil adalah Arif Rahman selaku Inspektur Daerah Kabupaten Bogor yang juga mantan Kepala Bapenda.

Selain itu, KPK juga memanggil Sesilia Windy Gloriana selaku Staff Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor (Bendahara Pengeluaran) dan Gilang Windu selaku ADC Bupati Kabupaten Bogor.

2. KPK usut dugaan korupsi di Kabupaten Bogor, belum ada tersangka

Ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)

KPK tengah mengusut dugaan korupsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dugaan korupsi yang tengah diusut terkait penyimpangan dalam mekanisme upah pungut hingga pengadaan barang dan jasa.

Meski begitu, belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka.

3. KPK geledah sejumlah lokasi

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Sementara penyidikan berjalan, KPK telah menggeledah sejumlah lokasi. Beberapa lokasi yang telah digeledah antara lain Dinas Pendidikan, Bappenda, hingga BKPSDM.

Curated For You

Editorial Team

Related Article