Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wamendagri Minta Generasi Muda Siapkan Diri Sambut Indonesia Jadi Negara Maju
Wamendagri Bima Arya di acara Garuda Youth Camp 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Minggu (3/5/2026). (Dok. Kemendagri)
  • Wamendagri Bima Arya mengajak generasi muda menyiapkan diri menghadapi masa depan dengan kepemimpinan visioner, adaptif, dan mampu menunjukkan arah menuju Indonesia maju.
  • Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam dua dekade mendatang, dengan kesiapan sumber daya manusia muda sebagai faktor penentu utama.
  • Bima menekankan pentingnya disiplin, konsistensi, serta pengalaman lintas perbedaan untuk membentuk karakter pemimpin tangguh yang siap memanfaatkan peluang global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
3 Mei 2026

Wamendagri Bima Arya Sugiarto berbicara dalam acara Garuda Youth Camp 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta. Ia meminta generasi muda mempersiapkan diri menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju dengan kepemimpinan visioner dan adaptif.

20 tahun lagi

Bima Arya memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara maju dan termasuk lima ekonomi terbesar dunia. Ia menekankan pentingnya pendidikan, semangat belajar, serta keterampilan untuk memanfaatkan bonus demografi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengimbau generasi muda mempersiapkan diri menghadapi peluang Indonesia menjadi negara maju melalui penguatan kompetensi, kepemimpinan visioner, serta disiplin dan konsistensi.
  • Who?
    Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan pesan kepada para peserta Garuda Youth Camp 2026 yang terdiri dari generasi muda dan peserta kegiatan kepemudaan.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di acara Garuda Youth Camp 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta.
  • When?
    Kegiatan dan pernyataan tersebut berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026.
  • Why?
    Bima menilai kesiapan sumber daya manusia, terutama generasi muda, menjadi faktor penentu agar Indonesia dapat memanfaatkan peluang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.
  • How?
    Bima mendorong generasi muda untuk terus belajar, aktif berorganisasi, membangun kepemimpinan adaptif terhadap perubahan global, serta menjaga disiplin dan konsistensi dalam setiap proses pengembangan diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Bima bilang anak muda harus siap supaya Indonesia bisa jadi negara maju. Katanya, anak muda harus rajin belajar, punya mimpi, dan bisa pimpin orang lain dengan baik. Indonesia punya peluang besar jadi kuat kalau anak mudanya pintar dan disiplin. Sekarang banyak anak diajak semangat belajar dan terus berlatih jadi pemimpin hebat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Wamendagri Bima Arya mencerminkan optimisme terhadap potensi besar generasi muda Indonesia. Dengan menekankan pentingnya visi, disiplin, dan kemampuan beradaptasi, ia menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan sumber daya manusia yang tangguh dan terus belajar. Pesan ini memberi semangat positif bahwa kesiapan individu dapat menjadi kunci menuju Indonesia sebagai negara maju.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, meminta generasi muda mempersiapkan diri menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju.

Dia mengatakan, persiapan itu tidak hanya berkaitan dengan kompetensi, tetapi juga kepemimpinan yang visioner dan adaptif.

"Kepemimpinan merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan. Leaders are those who know the way, who show the way, and who lead the way,” ujar Bima saat acara Garuda Youth Camp 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, dikutip dari siaran pers, Minggu (3/5/2026).

1. Pemimpin harus tunjukkan jalan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat menghadiri acara Launching Portal Satu Data Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Kupang, Selasa (14/10/2025). (Dok. Kemendagri)

Bima mengatakan, pemimpin tidak hanya dituntut memiliki visi yang jelas, tetapi juga mampu menunjukkan jalan serta memimpin langsung untuk mencapai tujuan tersebut.

"Oleh karena itu, generasi muda harus mulai merancang arah hidupnya sejak dini," kata dia.

Para generasi muda juga diharapkan mampu membaca arah perkembangan zaman. Sebab, kata dia, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh kepekaan dalam melihat peluang di tengah perubahan global.

2. Indonesia punya peluang jadi kekuatan ekonomi dunia

Dalam rangka mewujudkan misi swasembada pangan Perum Bulog Kanwil Jawa Barat terus melakukan penyerahan Gabah Beras petani. (Dok. Bulog)

Bima mengatakan, berbagai proyeksi global menunjukkan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam beberapa dekade ke depan.

Namun, kata dia, peluang tersebut sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“20 tahun lagi Indonesia (diproyeksikan) akan menjadi negara maju satu dari lima ekonomi terbesar di dunia. Jangan pernah berhenti belajar di mana pun!" kata dia.

Sebab, kata dia, pendidikan, semangat belajar, serta penguasaan keterampilan sebagai fondasi utama dalam memanfaatkan bonus demografi sangat penting.

3. Generasi muda harus disiplin dan konsisten

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di berbagai sekolah. (Dok. Kemendikdasmen)

Bima juga menyoroti pentingnya disiplin dan konsistensi sebagai faktor pembeda. Menurut dia, kecerdasan saja tidak cukup tanpa diiringi ketekunan dalam menjalani proses.

“Yang akan menjadi pemenang adalah orang-orang yang paling konsisten dan disiplin,” kata dia.

Bima mengingatkan, kepemimpinan yang kuat lahir dari kemampuan beradaptasi dengan keberagaman.

Dengan demikian, pengalaman berinteraksi dengan berbagai latar belakang dinilai penting dalam membentuk karakter pemimpin yang matang.

“Tidak ada pemimpin hebat yang tidak terbiasa dengan perbedaan,” kata Bima.

Bima pun mendorong generasi muda untuk aktif dalam organisasi sebagai ruang belajar, berjejaring, sekaligus mengasah kepemimpinan.

"Masa depan bukan ditunggu, bukan dinantikan, tetapi disiapkan,” ucap dia.

Editorial Team