Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya transformasi radikal dalam pengelolaan keuangan haji. Fokus utama kementerian saat ini adalah memastikan skema pembiayaan yang berkeadilan bagi jemaah yang berangkat maupun jemaah tunggu.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan dua isu penting yakni antrean jemaah haji dan pengelolaan keuangan saling berkaitan.
"Kita tidak bisa bicara soal memangkas antrean tanpa bicara soal bagaimana kesiapan uangnya. Begitu juga sebaliknya, keuangan haji kita tidak akan sehat kalau manajemen antreannya berantakan dan tidak terukur," kata Dahnil dalam keterangannya, dikutip Minggu (12/4/2026).
