Jakarta, IDN Times – Memasuki awal November, sejumlah wilayah di Indonesia mulai mengalami musim hujan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan imbauan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah agar dapat melakukan kesiapsiagaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan masa peralihan musim ini perlu menjadi perhatian, dikarenakan fenomena cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas deras dan angin kencang dapat terjadi kapan pun.
“Kami perlu mengimbau kembali kepada masyarakat atas potensi bahaya hidrometeorologi basah untuk tetap melakukan kesiapsiagaan,” kata Berton, dalam siaran langsung terkait Update Penanganan Karhutla dan Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometorologi Basah, pada Senin (2/11/2026).
Berikut sejumlah imbauan BNPB kepada masyarakat terkait bahaya hidrometeorologi basah.