Jakarta, IDN Times - Sebanyak 15 organisasi media, asosiasi jurnalis, dan organisasi kebebasan pers mendesak Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen pada Rabu (28/10/2026) untuk memperbaiki akses jurnalis terhadap dokumen publik. Desakan ini disampaikan melalui surat terbuka saat Ombudsman Uni Eropa sedang menyelidiki penolakan komisi tersebut dalam merilis dokumen terkait Gaza.
Melalui surat kepada Ursula von der Leyen, organisasi-organisasi tersebut meminta badan eksekutif Uni Eropa menangani krisis tersembunyi yang menghambat upaya jurnalis dalam memperoleh informasi penting bagi publik. Penyelidikan oleh Ombudsman Uni Eropa itu sendiri bermula dari penolakan komisi untuk membuka dokumen proyek yang didanai Uni Eropa di Jalur Gaza.
