Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Uni Eropa Batalkan Tawaran Status Anggota Asosiasi untuk Kanada

4 min read
Uni Eropa Batalkan Tawaran Status Anggota Asosiasi untuk Kanada
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen dan PM Kanada Mark Carney (© European Union, 2026, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Uni Eropa mencabut tawaran status anggota asosiasi bagi Kanada dari draf deklarasi KTT Montreal setelah Jerman, Prancis, Italia, dan Yunani menolak istilah tanpa dasar hukum resmi.
  • Draf baru menawarkan asosiasi yang lebih erat di bawah keanggotaan penuh, dengan konsep hubungan baru ditargetkan selesai pada KTT UE-Kanada 2027; PM Mark Carney mengutamakan hasil nyata.
  • Kanada dan UE memperkuat perdagangan, keamanan ekonomi, energi, mineral kritis, Arktik, AI, serta dukungan Ukraina, ketika Ottawa berupaya mengurangi ketergantungan ekonomi pada Amerika Serikat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) membatalkan tawaran status anggota asosiasi bagi Kanada pada Rabu (28/10/2026). Istilah tersebut dihapus dari draf deklarasi bersama menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) UE-Kanada di Montreal pada Kamis dan Jumat. Keputusan ini diambil menyusul penolakan dari sejumlah negara anggota UE terkait penggunaan istilah tersebut.

Draf deklarasi terbaru mengganti tawaran itu dengan komitmen untuk menjalin asosiasi yang kian erat antara kedua pihak, tetapi statusnya di bawah keanggotaan penuh. Kedua belah pihak menargetkan perumusan konsep hubungan baru itu selesai pada KTT UE-Kanada 2027. Kesepakatan ini bertujuan mencerminkan kerja sama menuju kemakmuran, keamanan ekonomi, dan otonomi strategis bersama.

  1. 1. Jerman dan sejumlah negara anggota tolak istilah anggota asosiasi

    bendera Jerman
    bendera Jerman. (unsplash.com/Mark König)

    Gagasan pemberian status anggota asosiasi bagi Kanada awalnya dilontarkan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dalam pidato tahunannya di Parlemen Eropa pada September lalu. Pengumuman tersebut mengejutkan para pemimpin di ibu kota negara-negara Eropa hingga memicu penolakan politik dan hukum. Para diplomat mempertanyakan status tersebut karena belum memiliki definisi resmi dalam perjanjian UE saat ini.

    Kantor Presiden Dewan Eropa, António Costa, menggelar perundingan intensif dengan sejumlah negara anggota yang keberatan terhadap draf deklarasi awal pada Selasa. Jerman, Prancis, Italia, dan Yunani menyampaikan keberatan mereka terhadap pencantuman istilah anggota asosiasi bagi Kanada. Para duta besar UE lantas mencari jalan keluar diplomatik guna mencabut tawaran tersebut tanpa mempermalukan Von der Leyen.

    "Tampaknya tidak ada pihak yang diajak berkonsultasi mengenai keanggotaan asosiasi selain staf terdekat Von der Leyen. Banyak negara anggota, termasuk Jerman, merasa tidak senang," ujar seorang diplomat UE, dilansir The Guardian.

    Jerman menjadi penentang paling vokal dan menyebut penggunaan istilah itu sebagai batasan yang tidak bisa dilanggar. Pemerintahan Kanselir Friedrich Merz memprioritaskan kejelasan praktik kerja sama dengan Ottawa ketimbang memakai istilah yang berpotensi menimbulkan implikasi hukum besar. Berlin menilai status anggota asosiasi seharusnya disimpan sebagai langkah transisi bagi negara kandidat anggota penuh, seperti Ukraina atau Montenegro.

  2. 2. PM Kanada utamakan substansi kerja sama ketimbang istilah resmi

    PM Kanada Mark Carney
    PM Kanada Mark Carney (Prime Minister of Canada, CC BY 3.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/3.0>, via Wikimedia Commons)

    Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, menanggapi santai perubahan istilah dalam draf deklarasi bersama tersebut. Ia lebih memilih penyebutan aliansi untuk masa depan dan menyerahkan urusan pemakaian istilah sepenuhnya kepada pihak UE. Menurutnya, penamaan status hubungan kedua pihak tidak menjadi masalah selama kesepakatan itu memberikan hasil nyata.

    "Kabar baiknya, nama atau nomenklatur spesifik bukanlah hal penting. Hal terpenting adalah perubahan nyata bagi kehidupan warga Kanada dan menjadikan Kanada negara yang lebih mandiri serta berdaulat," kata Carney, dilansir CBC News.

    Carney menegaskan negaranya tidak sedang berusaha menjadi anggota penuh UE ataupun membentuk blok kekuatan ketiga untuk mendominasi pihak lain. Perubahan undang-undang domestik Kanada agar selaras dengan aturan negara-negara Eropa juga dinilai tidak akan populer di kalangan masyarakat. Pertemuan di Montreal pekan ini akan menjadi awal dari negosiasi formal lanjutan yang berlangsung selama setahun ke depan.

    Di sisi lain, Von der Leyen tetap menggunakan istilah anggota asosiasi saat mendarat di Montreal pada Rabu untuk menghadiri KTT selama dua hari tersebut. Melalui unggahan di media sosial, ia menyatakan ambisi barunya untuk membawa Kanada lebih dekat dari sebelumnya sebagai anggota asosiasi UE. Dalam agenda KTT ini, Carney dijadwalkan memimpin diskusi bersama para pemimpin bisnis serta menjamu makan malam Von der Leyen dan António Costa pada Kamis.

  3. 3. Kanada dan UE perkuat kemitraan di tengah perang dagang dengan AS

    Ilustrasi Bendera Uni Eropa
    Ilustrasi Bendera Uni Eropa. (unsplash.com/Christian_Lue)

    Dorongan untuk mempererat hubungan muncul saat Kanada dan UE berupaya memosisikan diri di tengah ketidakpastian geopolitik. Pemerintah Kanada tengah berupaya mengurangi ketergantungan ekonomi pada Amerika Serikat (AS) akibat perang dagang dan kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Sebelumnya, Trump menyebut tawaran status anggota asosiasi UE untuk Kanada sebagai hal konyol dan mengancam akan menghentikan perdagangan dengan Eropa.

    Draf pernyataan bersama UE-Kanada memuat komitmen untuk memperkuat lingkungan perdagangan yang terprediksi, memperdalam kolaborasi di kawasan Arktik, serta menangkal manipulasi informasi asing. Kedua pihak juga sepakat melanjutkan dukungan bagi Ukraina, memperkuat keamanan energi, membangun rantai pasok mineral kritis, dan memajukan keamanan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, Carney berencana mengurangi ketergantungan pada jaringan satelit Starlink milik Elon Musk serta menjajaki keikutsertaan dalam program pertukaran pelajar Eropa, Erasmus Plus.

    "Samudra memisahkan Eropa dan Kanada, tetapi kita tidak pernah merasa sedekat ini. Montreal, kita akan segera menulis babak baru dalam sejarah bersama kita," tulis Von der Leyen di media sosial, dilansir CBC News.

    Kanada juga menawarkan pasokan gas alam cair (LNG) dan hidrogen berskala besar guna menopang keamanan energi Eropa. Laporan riset TD Economics menyebutkan penghapusan hambatan di sektor pertahanan, energi, mineral kritis, dan pasar digital berpotensi menambah nilai perdagangan kedua pihak hingga puluhan miliar dolar. Saat ini, UE tercatat sebagai mitra dagang terbesar kedua bagi Kanada melalui perjanjian ekonomi dan perdagangan komprehensif yang telah disepakati lebih dari satu dekade lalu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More