Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 Kapal Tanker Iran Lolos Pengawasan AS dan Masuk RI Bawa Jutaan Barel Minyak
ilustrasi kapal tanker minyak (unsplash.com/Scott Tobin)
  • Dua kapal tanker raksasa Iran, HUGE dan DERYA, berhasil lolos dari pengawasan Angkatan Laut AS dan kini memasuki perairan Indonesia membawa jutaan barel minyak mentah.
  • Kapal HUGE membawa sekitar 1,9 juta barel minyak setelah singgah di Sri Lanka dan sempat mematikan sinyal identifikasi otomatis saat melintasi Selat Malaka menuju Kepulauan Riau.
  • Kapal DERYA mengangkut 1,88 juta barel minyak, sebelumnya gagal mengirim ke India, lalu melanjutkan perjalanan ke selatan hingga terdeteksi menuju titik pertemuan di Kepulauan Riau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
pertengahan April

Kapal DERYA mencoba mengirimkan 1,88 juta barel minyak ke India selama masa keringanan sanksi, namun gagal dan melanjutkan perjalanan ke selatan setelah itu.

April

Sekitar 25 kapal tanker meninggalkan Iran; tujuh kapal diminta putar balik oleh pasukan AS dan dua disita, sementara sisanya berhasil mencapai tujuan atau titik pertemuan.

3/5/2026

Kapal HUGE memasuki wilayah Indonesia setelah berada di Sri Lanka lebih dari sepekan, membawa sekitar 1,9 juta barel minyak mentah tanpa memancarkan sinyal AIS saat meninggalkan Selat Malaka.

4/5/2026

TankersTrackers.com melaporkan dua kapal tanker Iran berhasil lolos dari pengawasan AS; kapal DERYA terdeteksi melintasi Selat Lombok menuju Kepulauan Riau dengan muatan sekitar 1,88 juta barel minyak mentah.

kini

Kedua kapal tanker Iran dilaporkan telah memasuki perairan Indonesia dan bergerak menuju wilayah Kepulauan Riau.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua kapal tanker minyak mentah super besar asal Iran dilaporkan berhasil lolos dari pengawasan Angkatan Laut Amerika Serikat dan kini memasuki perairan Indonesia sambil membawa jutaan barel minyak mentah.
  • Who?
    Kapal bernama HUGE dan DERYA milik National Iranian Tanker Company (NITC), serta pihak pemantau pengiriman minyak TankersTrackers.com yang melaporkan pergerakan keduanya.
  • Where?
    Kedua kapal terpantau bergerak menuju wilayah Kepulauan Riau, Indonesia, setelah sebelumnya berada di sekitar Sri Lanka, Selat Malaka, dan Selat Lombok.
  • When?
    Kapal HUGE memasuki wilayah Indonesia pada Minggu, 3 Mei 2026, sedangkan kapal DERYA terdeteksi melintasi Selat Lombok pada Senin, 4 Mei 2026.
  • Why?
    Kedua kapal diduga mengangkut minyak mentah Iran untuk dikirim ke tujuan tertentu setelah gagal melakukan pengiriman ke India selama masa keringanan sanksi pada pertengahan April.
  • How?
    Kapal-kapal tersebut berhasil menghindari pengawasan pasukan AS di Timur Tengah dengan mematikan sinyal identifikasi otomatis (AIS) dan melanjutkan pelayaran menuju titik pertemuan di Kepulauan Riau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dua kapal besar dari Iran bawa banyak minyak dan bisa lewat tanpa ketahuan tentara laut Amerika. Kapal itu namanya HUGE dan DERYA. Mereka jalan jauh dari Timur Tengah, lalu masuk ke laut Indonesia dekat Kepulauan Riau. Sekarang kapal-kapal itu masih di sana sambil bawa jutaan barel minyak mentah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kedatangan dua kapal tanker Iran ke perairan Indonesia menunjukkan bahwa jalur pelayaran internasional menuju kawasan ini tetap terbuka dan berfungsi dengan baik. Pergerakan mereka menandakan kemampuan pemantauan maritim yang aktif serta posisi strategis Indonesia sebagai wilayah transit penting bagi perdagangan energi global, mencerminkan dinamika ekonomi yang terus bergerak di kawasan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dua kapal tanker minyak mentah super besar (VLCC) milik Iran dilaporkan berhasil lolos dari blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan kini memasuki perairan Indonesia. Kedua kapal tersebut terpantau bergerak menuju wilayah Kepulauan Riau, Indonesia.

Perusahaan pemantau pengiriman minyak TankersTrackers.com, Senin (4/5/2026) mengungkapkan, dua kapal yang dimaksud adalah HUGE (IMO: 9357183) dan DERYA (9569700). Keduanya disebut berhasil menghindari pengawasan pasukan AS di Timur Tengah sambil membawa jutaan barel minyak mentah.

Berdasarkan pemantauan, kapal HUGE telah memasuki wilayah Indonesia pada Minggu (3/5/2026) setelah sebelumnya berada di Sri Lanka selama lebih dari sepekan. Kapal milik National Iranian Tanker Company (NITC) tersebut membawa sekitar 1,9 juta barel minyak mentah. Saat meninggalkan Selat Malaka, kapal ini dilaporkan tidak memancarkan sinyal sistem identifikasi otomatis (AIS).

Sementara itu, kapal DERYA pada Senin (4/5/2026) terdeteksi melintasi Selat Lombok dan bergerak menuju Kepulauan Riau. Kapal tersebut mengangkut sekitar 1,88 juta barel minyak mentah.

“Pada pertengahan April, kapal ini mencoba mengirimkan 1,88 juta barel minyak ke India selama masa keringanan sanksi, namun gagal. Kami kemudian melihatnya melanjutkan perjalanan ke selatan setelah itu, pada saat kapal-kapal sejenisnya di area tersebut dialihkan kembali ke Iran oleh Angkatan Laut AS. Saat ini kapal sedang menuju titik pertemuan di Kepulauan Riau,” kata pernyataan TankersTrackers.com, dikutip dari Middle East Monitor.

Perusahaan tersebut juga mencatat, sekitar 25 kapal tanker telah meninggalkan Iran sepanjang April. Dari jumlah itu, tujuh kapal diminta untuk putar balik oleh pasukan AS, sementara dua lainnya disita.

Sisanya dilaporkan berhasil mencapai tujuan masing-masing atau menuju titik pertemuan yang telah ditentukan.

Editorial Team