Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali memberi sanksi ekonomi terbaru untuk Iran. Sanksi kali ini diberikan untuk lima industri vital milik Teheran yang terdiri dari industri kereta api, otomotif, manufaktur, pertambangan, dan logam. Sanksi tersebut diumumkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) AS pada Kamis (1/10/2026).
"Kemampuan rezim Iran untuk mendanai mesin perangnya dan menebar teror di dunia telah sangat berkurang berkat Operasi Economic Outcast. Aksi hari ini secara langsung menargetkan para pendukung Iran dan meletakkan dasar bagi Amerika Serikat dan mitra kami untuk menguras pendapatan rezim tersebut sekali dan untuk selamanya," kata Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam pernyataannya di laman resmi Kemenkeu AS, seperti dilansir CNBC.
