Jakarta, IDN Times - Departemen Kehakiman Amerika Serikat menarik surat panggilan (subpoena) terhadap sejumlah jurnalis The New York Times pada Kamis (23/7/2026). Langkah ini diambil setelah pihak media mengajukan keberatan resmi di Pengadilan Distrik Federal Manhattan.
Keputusan ini mengakhiri upaya pemerintah untuk memaksa jurnalis membeberkan identitas narasumber dalam kasus dugaan kebocoran dokumen rahasia. Meski demikian, penyelidikan terhadap pihak yang membocorkan data tersebut tetap berjalan.
