Jakarta, IDN Times - Militer Amerika Serikat (AS) pada Selasa (30/6/2026) menyatakan telah mengerahkan lebih dari 900 personelnya ke Venezuela. Langkah ini diambil untuk mendukung operasi bantuan kemanusiaan pasca gempa bumi ganda bermagnitudo 7,2 dan 7,5 pada 24 Juni lalu.
Selain di Venezuela, sekitar 800 personel tambahan disiagakan di Puerto Riko dan Curacao. Tujuan pengerahan kali ini kontras dengan aksi militer AS sebelumnya yang menangkap Presiden Nicolas Maduro pada Januari lalu.
