Ilustrasi bendera Iran (unsplash.com/sina drakhshani)
Jaringan yang disanksi AS tersebar di beberapa yurisdiksi, mulai dari China, Hong Kong, hingga Pakistan. Salah satu target utama adalah Seyyed Asghar Alizadeh Tabatabai yang bertindak sebagai perwakilan MODAFL di Beijing. Tabatabai bertugas mengoordinasikan pembelian sistem senjata jadi dan komponen berfungsi ganda di China untuk militer Iran.
Di Iran, AS membidik kelompok riset Kavoshcom Asia R and D Group dan direkturnya, Ali Fotowat Ahmady. Perusahaan tersebut menyediakan komponen elektronik untuk pabrik drone militer HESA. Selain itu, Kavoshcom juga menyuplai suku cadang untuk Shahid Bakeri Industrial Group yang memproduksi rudal balistik berbahan bakar padat.
Pengadaan tersebut dibantu oleh EC Mojo Technology Co Limited asal Hong Kong dan perwakilannya di China, Li Fen. Perwakilan Kavoshcom di Iran, Parisa Lali, juga turut disanksi karena memfasilitasi transaksi komponen untuk kebutuhan HESA.
Target lainnya adalah Waseem Pasha Tajammal, pimpinan perusahaan pertahanan swasta Cavalier Group di Pakistan. Tajammal bertindak sebagai perantara pihak ketiga untuk mengamankan dan mendistribusikan persenjataan bagi MODAFL. AS turut memblokir tiga anak perusahaannya yang beroperasi di Pakistan, Arab Saudi, dan Turki.