Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan peluncuran operasi militer besar-besaran bertajuk Operation Epic Fury, yang diklaim sebagai salah satu ofensif paling kompleks dan dahsyat dalam sejarah modern.
Dalam pernyataan resmi, Trump menyebut selama 36 jam terakhir AS bersama mitra-mitranya, telah menggempur ratusan target di Iran. Sasaran serangan mencakup fasilitas Islamic Revolutionary Guard Corps, serta sistem pertahanan udara negara tersebut.
“Belum pernah ada yang melihat hal seperti ini. Kami telah menyerang ratusan target di Iran, termasuk fasilitas Garda Revolusi dan sistem pertahanan udara Iran;" klaim Trump dalam akun X pribadinya, Senin (2/3/2026).
