Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Survei Poltracking: 72,2 Persen Publik Puas dengan Pemerintah Prabowo

Survei Poltracking: 72,2 Persen Publik Puas dengan Pemerintah Prabowo
Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta pada Selasa (2/6/2026). (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Survei Poltracking menunjukkan 72,2 persen publik puas dan 74,2 persen percaya pada pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan tingkat ketidakpuasan total sebesar 25,1 persen.
  • Tiga alasan utama kepuasan publik adalah bantuan tepat sasaran, program Makan Bergizi Gratis, serta kepemimpinan tegas; sektor kesehatan mencatat kepuasan tertinggi mencapai 75,4 persen.
  • Survei dilakukan 11–17 Mei 2026 terhadap 1.220 responden di 38 provinsi menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di angka 72,2 persen. Sementara itu, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah tercatat lebih tinggi, yakni 74,2 persen.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kepuasan publik masih tergolong tinggi karena berada di atas ambang 70 persen, meski terdapat variasi penilaian di sejumlah sektor kebijakan.

"Sementara itu yang menyatakan kurang puas ada di angka 23,2 persen dan sangat tidak puas ada di 1,9 persen. Sehingga kalau total yang tidak puas dengan pemerintah Prabowo-Gibran ada di angka 25,1 persen," kata Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi dalam konferensi pers secara daring, Kamis (4/6/2026).

1. Alasan utama publik merasa puas terhadap pemerintahan

Presiden Prabowo Subianto (dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (dok. Sekretariat Presiden)

Tiga alasan utama publik merasa puas terhadap pemerintahan adalah karena bantuan pemerintah dinilai tepat sasaran (14,0 persen), program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 13,8 persen, serta kepemimpinan yang dinilai tegas dan berwibawa sebesar 10,6 persen.

"Kemudian yang cukup signifikan ada masalah ekonomi juga di angka 9,4 persen. Ada pula (di bawahnya) jaminan akses pendidikan, layanan kesehatan, kinerja yang terbukti, dan seterusnya," ujar Masduri.

2. Kesehatan jadi bidang dengan kepuasan tertinggi

Survei Poltracking: 72,2 Persen Publik Puas dengan Pemerintah Prabowo
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Jakarta Timur (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Jika dilihat berdasarkan sektor, bidang kesehatan menjadi yang paling tinggi tingkat kepuasannya dengan 75,4 persen, disusul pertahanan dan keamanan 74,5 persen, serta pendidikan 72,5 persen.

Sektor sosial budaya mencatat kepuasan 70,3 persen, politik dan stabilitas nasional 69,1 persen, serta hukum dan pemberantasan korupsi 64,5 persen. Sementara itu, bidang ekonomi menjadi sektor dengan tingkat kepuasan paling rendah, yakni 59,2 persen.

Poltracking juga menemukan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran relatif merata di berbagai wilayah Indonesia. Persebaran publik yang merasa puas berdasarkan kelompok wilayah, publik di wilayah Sumatra, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah–DIY, DKI Jakarta–Banten, Sulawesi, Kalimantan, Bali–Nusa Tenggara, dan Maluku–Papua cenderung puas terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sebaran lainnya berdasarkan kelompok usia, semua kelompok usia mulai dari generasi Z, milenial, generasi X, baby boomers, dan silent gen juga cenderung puas terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran.

3. Survei digelar pada 11 hingga 17 Mei 2026

Ilustrasi survei (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Ilustrasi survei (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 11 sampai 17 Mei 2026.

Sampel pada survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.

"Maksud dan tujuan dari survei ini secara umum untuk mengukur kinerja pemerintah dan program prioritas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di tengah kondisi geopolitik saat ini, serta berbagai kebijakan yang sudah diambil," ujar Masduri.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More