Jakarta, IDN Times - Pasukan militer Amerika Serikat dikabarkan telah menyerang kapal penyelundup narkoba yang sedang berlayar di Laut Pasifik Timur pada Rabu (3/6/2026). Serangan tersebut menewaskan dua orang. Menurut militer AS, keduanya merupakan teroris sekaligus pengedar narkoba.
“Pada tanggal 3 Juni, atas arahan komandan Komandan Utara AS (SOUTHCOM), Jenderal Francis L. Donovan, Satuan Tugas Gabungan Southern Spear melakukan serangan kinetik mematikan terhadap sebuah kapal yang dioperasikan oleh organisasi teroris. Intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut sedang melintasi rute perdagangan narkoba yang dikenal di Pasifik Timur dan terlibat dalam operasi perdagangan narkoba,” bunyi pernyataan resmi militer AS di X, seperti dikutip Jerusalem Post, Kamis (4/6/2026).
