Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan kembali penolakannya terhadap segala bentuk pengayaan uranium di dalam wilayah Iran. Pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump terus mendorong pembongkaran program nuklir Iran secara keseluruhan.
Penolakan ini muncul di tengah kesepakatan gencatan senjata dua minggu yang berhasil mengakhiri 38 hari pertempuran sengit. Kedua negara kini sedang bersiap melangsungkan perundingan damai putaran pertama di Islamabad, Pakistan pada akhir pekan ini.
"Garis merah presiden, yaitu berakhirnya pengayaan uranium di Iran, tidak berubah," tutur Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, dilansir Al Jazeera pada Rabu (8/4/2026).
