Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ada Korban Tewas dalam Serangan Bandara King Khalid di Riyadh
Mayor Jenderal Turki al-Maliki (commons.wikimedia.org/جريدة الوطن السعودية)
  • Proyektil menghantam Terminal 4 Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 11 Oktober 2026, memicu kebakaran; satu warga Pakistan tewas dan 11 orang terluka.
  • Sehari sebelumnya, serangan di bandara yang sama menewaskan 13 orang dan melukai 308 orang, sementara operasional bandara sempat dihentikan untuk pemeriksaan keselamatan.
  • Houthi mengaku menargetkan bandara Saudi dengan rudal dan drone; koalisi pimpinan Saudi menyalahkan kelompok itu atas serangan Sabtu, tetapi asal proyektil Minggu belum dipastikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times  -  Kebakaran terjadi di Terminal 4 Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10/2026), setelah terminal tersebut dihantam proyektil yang belum diketahui asalnya. Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan pertahanan udara mencegat sebuah rudal jelajah di dekat bandara saat petugas menangani kebakaran tersebut.

Dalam perkembangan pada Senin (12/10), Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) melaporkan bahwa serangan di bandara tersebut menewaskan seorang warga Pakistan yang menetap di Arab Saudi dan melukai 11 orang lainnya. Para korban luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sedangkan kerusakan material masih diperiksa.

Koalisi belum menjelaskan apakah rudal jelajah yang dicegat itu berkaitan dengan proyektil yang menghantam Terminal 4.

1. Serangan sehari sebelumnya menewaskan 13 orang

Bandara Internasional King Khalid (commons.wikimedia.org/Air Mobility Command)

GACA awalnya melaporkan bahwa serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid pada Sabtu (10/10) menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Operasional bandara sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan kerusakan dan keselamatan fasilitas.

Pada Minggu, Kedutaan Besar India di Arab Saudi mengumumkan bahwa seorang warga India meninggal akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan tersebut. BBC kemudian melaporkan bahwa jumlah korban tewas mencapai 13 orang, sedangkan 308 lainnya terluka.

2. Bandara Arab Saudi mengalami serangan berulang

Bandara Internasional King Khalid (commons.wikimedia.org/Kskhh)

Dilansir Anadolu Agency, Bandara Internasional King Khalid mengalami dua serangan pada Kamis (8/10). Serangan tersebut menyasar fasilitas bandara dan sebuah pesawat Saudi Arabian Airlines. GACA melaporkan tiga warga negara Saudi tewas serta sejumlah warga dan penduduk dari berbagai negara terluka.

Sebelumnya, serangan pada 6–7 Oktober juga menyasar Bandara Abha dan Bandara Internasional King Khalid. Menurut otoritas Saudi, tiga warga negara Maroko, Aljazair, dan Sudan tewas serta 36 orang terluka dalam serangan tersebut.

3. Houthi mengeklaim telah menyerang bandara Saudi

Brigadir Jenderal Yahya Saree (commons.wikimedia.org/Tasnim News Agency)

Kelompok Houthi di Yaman mengumumkan pada Kamis bahwa mereka menargetkan Bandara Internasional King Khalid menggunakan rudal balistik. Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan kelompoknya menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone dalam serangan selama 24 jam terakhir.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyalahkan Houthi atas serangan pada Sabtu dan menyatakan akan memberikan respons tegas. Koalisi juga menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional. Namun, pihak berwenang Saudi belum mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas proyektil yang menghantam Terminal 4 pada Minggu.

Houthi turut memperingatkan maskapai penerbangan dan penumpang agar tidak menggunakan bandara maupun wilayah udara Arab Saudi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

KPK OTT Pejabat di BNPB13 Oct 2026, 19:39 WIB