Jakarta, IDN Times - Hujan deras yang memicu banjir bandang besar melanda kawasan pegunungan Afghanistan. Bencana alam ini mengakibatkan puluhan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah. Berdasarkan data resmi pada Senin (30/3/2026), cuaca ekstrem yang berlangsung selama dua hari terakhir telah menempatkan jutaan warga dalam risiko bahaya.
National Disaster Management Authority (NDMA) melaporkan bahwa banjir telah menerjang lebih dari 13 provinsi. Mayoritas korban jiwa jatuh akibat tertimpa bangunan yang runtuh karena tidak kuat menahan arus air dan lumpur. Saat ini, otoritas terkait terus memantau cuaca dan mengoordinasikan evakuasi darurat di wilayah-wilayah yang terisolasi.
