Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Belarus Peringatkan Warganya Tidak Berkunjung ke Rusia
ilustrasi bendera Belarus (unsplash.com/aboodi_vm)
  • Kepala Dewan Keamanan Belarus, Alexander Volfovich, memperingatkan warganya agar tidak berkunjung ke Rusia karena meningkatnya ancaman keamanan di perbatasan Rusia-Ukraina.
  • Media Belarus melaporkan serangan drone Ukraina terhadap truk dan bus yang membawa warga Belarus di wilayah Bryansk, Rusia, yang menyebabkan kerusakan parah.
  • Pihak militer Ukraina membantah tuduhan terlibat dalam serangan tersebut dan menilai klaim Rusia sebagai upaya provokasi untuk mengalihkan perhatian dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Dewan Keamanan Negara Belarus, Alexander Volfovich menganjurkan warganya agar tidak berkunjung ke Rusia. Sebab, terdapat ancaman keamanan dan menuding Ukraina menargetkan warga Belarus. 

Beberapa bulan terakhir, Ukraina dan Belarus makin tegang menyusul dugaan pendirian menara pengintai. Ketegangan memuncak setelah Belarus dan Rusia menuding Ukraina menyerang bus yang membawa tim sepak bola junior Belarus di Bryansk. 

1. Sebut warga Belarus di perbatasan Rusia dalam bahaya

Pagar perbatasan Polandia-Belarus. (Ministry of National Defence of Lithuania, GFDL , via Wikimedia Commons)

Volfovich memperingatkan warga Belarus berada dalam bahaya ketika berada di perbatasan Rusia-Ukraina. Sebab, drone Ukraina banyak menyasar area tersebut dan ikut menargetkan warga Belarus. 

“Kami memperingatkan Anda dan presiden sudah mengatakan agar tidak berkunjung ke perbatasan Rusia. Drone jatuh di sana setiap hari dan insiden buruk kerap terjadi. Namun, ini keputusan semua orang mau pergi atau tidak,” tuturnya, dilansir Kyiv Post, Sabtu (4/7/2026).

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah Belarus tidak bisa menjamin keamanan warganya di Rusia. Menurutnya, siapapun yang tidak mengindahkan anjuran ini membawa dirinya ke dalam bahaya. 

2. TV di Belarus beritakan truk asal negaranya diserang Ukraina

ilustrasi truk kontainer (unsplash.com/photogasan)

Sebelum peringatan ini, stasiun televisi di Belarus, First News memberitakan serangan drone Ukraina yang menyasar ke truk asal Belarus di Rusia. Berita itu menyebut bahwa truk diserang saat berada di area parkir dan terbakar sepenuhnya. 

Dilansir Belsat, stasiun televisi itu juga memberitakan serangan yang menyasar bus yang mengantar rombongan 19 turis asal Belarus di Zlynka, Bryansk. Menurut berita tersebut, semua warga Belarus sudah dipulangkan ke Gomel dan enam warga Rusia masih berada di Bryansk. 

3. Ukraina bantah terlibat dalam serangan di Bryansk

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/marta_mars)

Pada saat yang sama, Staf Militer Ukraina membantah terlibat dalam serangan yang menyasar bus wisata di Bryansk. Juru Bicara Staf Militer Ukraina, Andriy Kovalyov menyebut, Rusia sengaja memunculkan provokasi. 

Menurutnya, Rusia menuding Ukraina untuk mendistraksi komunitas internasional dari serangan Rusia ke Ukraina di area permukiman warga sipil. Ia memastikan bahwa Ukraina tidak pernah dengan sengaja menargetkan warga sipil di Rusia. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article