Selama Juni 2026, BMKG Catat 5.941 Gempa, 1 Tsunami

- BMKG mencatat total 5.941 gempa bumi dan satu tsunami di Indonesia selama Juni 2026, dengan 111 di antaranya dirasakan masyarakat.
- Terdapat 47 gempa berkekuatan di atas magnitudo 5 dan tiga di antaranya menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah.
- Gempa M 7,7 berpusat di Filipina pada 8 Juni 2026 memicu tsunami yang berdampak hingga Gorontalo dengan limpasan lumpur di Pantai Imana.
Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data gempa bumi yang terjadi di Indonesia pada periode Juni 2026. Total, ada 5.941 gempa bumi dan satu tsunami yang tercatat BMKG.
Hal tersebut disampaikan melalui akun Instagram @infoBMKG. Dari 5.941 gempa, ada satu 111 gempa yang dirasakan warga.
1. Lebih dari 47 gempa berkekuatan di atas magnitudo 5

BMKG menyampaikan, ada 47 gempa berkekuatan di atas magnitudo (M) 5. Sementara itu, di bawah M 5 ada 5.894 kejadian.
Ada tiga gempa yang merusak pada periode Juni 2026. BMKG juga mencatat ada satu tsunami akibat gempa yang terjadi.
2. Gempa yang merusak di mana?

BMKG menyampaikan, ada sejumlah kejadian gempa yang mengakibatkan kerusakan. Salah satunya, ada terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.
Gempa tersebut memiliki kekuatan M 6,7 yang terjadi pada 16 Juni 2026. Gempa mengakibatkan kerusakan juga terjadi di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, pada 17 Juni 2026.
3. Tsunami terjadi

Gempa M 7,7 yang berpusat di Filipina, pada 8 Juni 2026 turut mengguncang Sulawesi Utara dan menyebabkan sejumlah bangunan rusak. Tidak hanya itu, gempa tersebut mengakibatkan tsunami.
Dampak tsunami mengakibatkan limpasan lumpur di Pantai Imana, Gorontalo.


















