Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bertemu Netanyahu, Presiden Kongo Sepakat Buka Kedubes di Yerusalem
Presiden RD Kongo Félix Tshisekedi bertemu Presiden Israel Isaac Herzog pada Oktober 2021. (Haim Zach / Government Press Office of Israel, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden Kongo Felix Tshisekedi dan PM Israel Benjamin Netanyahu sepakat memindahkan kedutaan Kongo dari Tel Aviv ke Yerusalem, sementara Israel akan membuka kedutaan resmi di Kinshasa.
  • Dalam kunjungan ke Yerusalem, kedua negara membahas penguatan kerja sama ekonomi dan keamanan, melanjutkan nota kesepahaman mencakup diplomatik, pertanian, pangan, teknologi, pertahanan, serta kesehatan.
  • Hubungan diplomatik Kongo-Israel, yang dimulai sejak 1960 dan sempat putus pada 1973, kembali menguat sejak Tshisekedi menjabat pada 2019.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Referensi:

https://www.aljazeera.com/news/2026/9/3/dr-congo-joins-countries-pledging-embassy-move-to-jerusalem

https://www.rfi.fr/en/international-news/20260903-dr-congo-latest-to-promise-moving-israel-embassy-to-jerusalem

https://www.israelnationalnews.com/news/432574

https://www.timesofisrael.com/liveblog_entry/netanyahu-hosts-dr-congo-president-both-agree-to-expand-security-economic-ties/

https://www.jpost.com/israel-news/politics-and-diplomacy/article-907284

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Republik Demokratik Kongo memutuskan untuk memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Keputusan ini disepakati usai Presiden Kongo, Felix Tshisekedi, berkunjung ke Yerusalem dan bertemu Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, pada Selasa (1/9/2026).

Langkah tersebut mempertegas dukungan Kongo terhadap kedaulatan Israel atas kota suci yang masih menjadi sengketa itu. Sebagai balasan, pemerintah Israel sepakat membuka kantor kedutaan besar resmi di ibu kota Kongo, Kinshasa.

1. Kedua negara akan saling bangun kedutaan baru

bendera Republik Demokratik Kongo. (unsplash.com/ aboodi vesakaran)

Saat ini, Israel tidak memiliki kedutaan permanen di Kongo dan hanya mengoperasikan sebuah konsulat kehormatan di Kinshasa. Sementara itu, Kongo masih mempertahankan kantor kedutaan besarnya di Tel Aviv serta baru menempatkan seksi ekonomi di Yerusalem sejak 2020.

Wacana pemindahan kedutaan sebenarnya telah muncul sejak September 2023. Saat itu, rencana pemindahan dibahas dalam pertemuan antara Tshisekedi dan Netanyahu di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Keputusan Kongo ini menambah daftar negara yang memindahkan misi diplomatik mereka ke Yerusalem menyusul Amerika Serikat (AS) dan Honduras. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar, mencatat bahwa jumlah kedutaan besar asing di Yerusalem kini bertambah dari lima menjadi 11 perwakilan.

Negara kepulauan di Pasifik, Nauru, dijadwalkan menjadi negara kesepuluh yang menyusul. Sementara itu, Presiden Kolombia baru yang berhaluan kanan, Abelardo de la Espriella, juga telah berjanji akan memindahkan kedutaan negaranya ke Yerusalem.

2. Kongo-Israel sepakati berbagai kerja sama baru

PM Israel Benjamin Netanyahu (U.S. Department of State from United States, Public domain, via Wikimedia Commons)

Kunjungan Tshisekedi ke Yerusalem menjadi momentum penting dalam mempercepat realisasi misi diplomatik kedua negara. Ia dilaporkan bertemu langsung dengan Netanyahu dan Presiden Israel, Isaac Herzog.

Menteri Luar Negeri Kongo, Thérèse Kayikwamba Wagner, turut mendampingi kunjungan tersebut dan menggelar pertemuan dengan Menlu Gideon Sa'ar. Keduanya membahas penguatan kerja sama ekonomi, tantangan keamanan Israel, serta perkembangan pelaksanaan perjanjian antara Kongo dan Rwanda.

Sebelumnya, kedua negara juga telah menandatangani nota kesepahaman pada Juli lalu. Kesepakatan itu mencakup kerja sama di bidang pelatihan diplomatik, sektor pertanian, ketahanan pangan, teknologi, pertahanan, hingga layanan kesehatan.

"Ambisi kami adalah membangun kemitraan modern, pragmatis, dan saling menguntungkan dengan Israel, yang diukur tidak hanya dari perjanjian yang kami tanda tangani, tetapi dari pelaksanaannya dan hasil yang dirasakan oleh kedua rakyat kita," tutur Tshisekedi, dilansir Israel National News.

3. Sejarah panjang hubungan diplomatik Kongo dan Israel

Hubungan kedua negara telah terjalin sejak Kongo memproklamasikan kemerdekaannya pada 1960. Namun, hubungan tersebut sempat terputus pada 1973 menyusul meletusnya Perang Yom Kippur. Saat itu, Liga Arab menekan negara-negara Afrika untuk memutuskan hubungan dengan Israel.

Presiden Kongo kala itu, Mobutu Sese Seko, sempat menggambarkan langkah tersebut sebagai pilihan sulit antara seorang kawan dan seorang saudara. Meski demikian, pembekuan ini tidak berlangsung lama. Kongo menjadi salah satu negara Afrika pertama yang memulihkan kembali hubungan diplomatiknya dengan Israel pada awal 1980-an.

Kemitraan kedua negara meningkat sejak Tshisekedi terpilih memimpin Kongo pada 2019. Pada 2020, ia menunjuk duta besar pertama untuk Israel setelah dua dekade absen dan mendukung rencana perdamaian Timur Tengah gagasan Presiden AS Donald Trump walau ditentang Uni Afrika.

"Ini adalah persahabatan yang luar biasa, kami sedang memperkuatnya dan kunjungan ini akan membantu memperkokohnya lebih jauh lagi," ujar Netanyahu, dilansir The Times of Israel.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article