ilustrasi Vietnam (unsplash.com/Suzi Kim)
Sementara, berdasarkan data dari badan administrasi pariwisata Vietnam, mereka berhasil memecahkan rekor jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Jumlahnya mencapai 21 juta wisatawan asing. Salah satu penyumbang wisatawan itu berasal dari Indonesia.
Sebelumnya, jumlah wisatawan asing tertinggi di Vietnam dicapai pada 2019. Sementara, pada periode yang sama, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai 15,39 juta.
Capaian ini membuat Vietnam optimistis mencapai angka kunjungan wisatawan asing sebanyak 25 juta pada 2026. Perdana Menteri Pham Minh Chinh dalam konferensi pariwisata pada 27 Desember 2025 menekankan perlunya restrukturisasi untuk meningkatkan daya saing, dan mengembangkan pariwisata secara cepat menjadi sektor ekonomi yang benar-benar terkemuka.
Dia mengatakan, industri ini harus fokus, khususnya dalam konteks ekonomi digital global, pada tiga pilar strategis: institusi, infrastruktur, dan sumber daya manusia.
Kepala Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam, Nguyen Trung Khanh, mengatakan kebijakan pembebasan visa adalah kunci keberhasilan tahun ini. Pada Maret, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pembebasan visa hingga 2028 untuk warga negara dari 12 negara, yakni Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Norwegia, Rusia, Korea Selatan, Spanyol, Swedia, dan Inggris.