Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menilai ketahanan ekonomi kawasan tidak berarti ASEAN harus mengurangi keterbukaan atau interdependensi dengan negara lain. Menurutnya, ASEAN justru perlu membuat ketergantungan tersebut lebih aman melalui diversifikasi, kapasitas regional, dan kemampuan menghadapi guncangan.
Kao menyampaikan pandangan tersebut saat membuka ASEAN Think Tanks Summit (ATTS) ke-3 di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin (14/9/2026). Ia mengatakan ketahanan ekonomi menjadi semakin penting karena gangguan terhadap energi, pangan, dan rantai pasok dapat saling berdampak terhadap daya saing ekonomi serta stabilitas sosial.
Menurutnya, ASEAN perlu melihat ketahanan energi, ketahanan pangan, dan keberlanjutan sebagai agenda yang saling terhubung, bukan persoalan yang berdiri sendiri.
“Ketahanan juga membutuhkan pilihan-pilihan sulit. Kemakmuran ASEAN dibangun melalui keterbukaan, integrasi, interdependensi yang mendalam, dan keterlibatan; mundur dari semua itu akan menimbulkan biaya yang sangat besar,” kata Kao.
