Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
El Salvador Vonis Hukum Anggota Geng Kriminal 300 Tahun Penjara
Bendera El Salvador. (unsplash.com/estejpg)
  • Sebanyak 39 anggota geng kriminal di El Salvador dijatuhi hukuman berat hingga 300 tahun penjara karena terbukti melakukan pembunuhan dan perampokan antara tahun 2019 hingga 2023.
  • Pemerintah El Salvador sebelumnya juga telah memvonis ratusan anggota geng MS-13 dengan total hukuman mencapai ribuan tahun penjara atas kasus pembunuhan, pemerasan, dan penyelundupan narkoba.
  • NGO Cristosal menyoroti munculnya 86 tahanan politik di era Presiden Nayib Bukele serta dugaan pelanggaran HAM akibat kebijakan anti-geng yang menyebabkan banyak warga tak bersalah ditahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - El Salvador, pada Minggu (8/3/2026), resmi menjatuhkan vonis hukuman kepada 39 anggota geng kriminal. Hukuman tersebut bahkan mencapai 300 tahun penjara karena terbukti terlibat kasus pembunuhan dan perampokan. 

Dilansir The Tico Times, pemimpin muda geng kriminal mendapatkan hukuman terbesar. Keduanya adalah Marvin Garcia yang divonis 300 tahun penjara dan Aurelio Vasquez mendapat hukuman 258 tahun penjara. 

Beberapa tahun terakhir, El Salvador sudah menangkap ribuan terduga anggota geng kriminal. Kebijakan ini disebut berhasil menurunkan kasus pembunuhan dan kekerasan hingga masuk negara teraman di Benua Amerika. 

1. Terlibat kasus perampokan bank dan pembunuhan

Puluhan anggota geng kriminal di El Salvador tersebut divonis hukuman setelah melakukan kasus perampokan bank. Dalam beberapa kasus perampokan, mereka tak segan membunuh korban. 

Mereka sudah melakukan aksinya antara 2019 hingga 2023. Salah satu kasus kejahatan yang mereka lakukan adalah pembunuhan guru pada 2021 yang menolak menyerahkan uang usai menarik di bank. 

Selain dua pemimpin yang jadi otak aksinya, vonis hukuman ini diberikan kepada 37 orang anggota geng kriminal lainnya. Sebanyak 13 orang berperan sebagai penembak jitu dan 15 lainnya berperan sebagai pengemudi. 

2. El Salvador sudah vonis anggota geng kriminal 1.300 tahun penjara

Pada akhir Desember, El Salvador sudah menjatuhkan hukuman kepada 240 anggota geng kriminal Mara Salvatrucha atau MS-13. Mereka mendapatkan hukuman sangat berat karena terbukti melakukan berbagai kejahatan, termasuk pembunuhan, pemerasan, dan penyelundupan narkoba. 

Dikutip dari The Latin Times, Marvin Abel Hernandez Palacios alias Nocturno de Teclas divonis hukuman terlama hingga 1.393 tahun penjara. Ia terbukti melakukan 20 kasus pembunuhan dan pemerasan di negara Amerika Tengah tersebut. 

Selain itu, Kelvin Edgardo German Rivas juga menerima hukuman terlama hingga 837 tahun penjara. Ia terlibat dalam 14 kasus pembunuhan dan 12 penculikan mulai 2014 hingga 2022. 

3. NGO sebut terdapat 86 tahanan politik di El Salvador

Pada saat yang sama, organisasi non-profit (NGO) El Salvador, Cristosal mengatakan bahwa Presiden El Salvador, Nayib Bukele sudah memenjarakan orang dengan alasan politik. Padahal, tahanan politik di El Salvador tidak pernah ada sejak berakhirnya perang sipil. 

“Untuk pertama kalinya setelah berakhirnya perang sipil pada 1992, terdapat tahanan politik di El Salvador. Mayoritas dari 86 tahanan politik adalah pihak yang mengkritisi kebijakan anti-geng dari Bukele,” paparnya. 

NGO itu juga menyebut terdapat pelanggaran hak asasi manusia (HAM) besar karena penangkalan ribuan orang tak bersalah yang diduga anggota geng. NGO itu juga terpaksa pindah ke Guatemala karena menjadi target intimidasi dari pemerintahan Bukele. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team